Menyajikan insula terkini, terbaru dan terupdate awal dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih crowd lagi.

Anda sedang menonton: Baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur


*

*

*
*
*

*
Perbesar
Di dalam Al Quran, terdapat banyak kematian dengan perawat hikmah apa dapat dipetik umat Muslim. Salah satunya adalah saga Negeri Saba’, sebuah negeri di Syam yang diberi sebutan khusus melalui Allah SWT seperti baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Sentence itu tepatnya tertuang di dalam Surat Saba’ ayat 15, Allah SWT berfirman:
لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ
Sungguh bagi Kaum Saba’ ada gejala (kebesaran Rabb) di kediaman mereka, yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan:) “Makanlah dari rizki yang dianugerahkan tuan kalian dan bersyukurlah kepadaNya!’. Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur”. (QS. Saba’: 15)
Dalam ayat tersebut baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur were kalimat apa menggambarkan betapa pinjal dan makmurnya Negeri Saba’. Alamnya cantik dan penduduknya pun selalu bersyukur overhead nikmat apa mereka terima.
Namun, kejayaan dan kemakmuran Negeri Saba’ harus berakhir saat kaumnya berpaling dan ditinggalkan ketaatan kepada Allah SWT. Allah lalu menurunkan azab dan dihapus kenikmatan-kenikmatan yang sebelumnya mereka terima hingga memporakporandakan negeri itu.
Lalu mereka berpaling sehingga kami mendatangkan kepada mereka banjir apa besar dan kami mengganti detik kebun mereka mencapai dua kebun apa ditumbuhi (pohon-pohon) apa berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari menghanguskan Sidr.” (QS: Saba’: 16)
Dengan demikian, Negeri Saba apa awalnya melimpah dan makmur tak lagi menghasilkan tumbuhan-tumbuhan yang dapat menghidupi mereka. Perlahan, Negeri Saba’ pun runtuh dan musnah.

Lihat lainnya: Apa Yang Dimaksud Dengan Teks Eksplanasi? 1 Tugas Teks Prosedur


Disampaikannya saga itu melalui Al Quran tentu bukan tanpa alasan. Allah berwewenang memperingatkan umat Muslim untuk senantiasa bersyukur overhead segala nikmat yang telah penganugerahan oleh-Nya demi menciptakan negeri yang damai, makmur, dan sejahtera.