Pengertian dan perbedaan Pidato, Orasi, Ceramah, Khotbah, dan Tausiyah.

Anda sedang menonton: Cara ceramah yang baik dan benar

*
TANYA: Kang Romel tea, Pidato, Orasi, Ceramah, Tausiyah, what Bedanya? Kalo ceramah agama, pengajian, sering disebut tausiyah, kenapa? dewiJAWAB: Pidato, orasi, ceramah, dan taushiyah hakikatnya eta-eta keneh, itu-itu juga, sami mawon, kesamaan saja, yakni sama-sama komunikasi secara verbal (oral) di dore orang banyak.Kalau mau disatukan, alles masuk batin istilah public speaking, yakni berbicara di dokter orang kerumunan alias berbicara di depan umum.“Kultum” (kuliah tujuh menit) alias ceramah singkat, tablig –bahkan ada “tablig akbar”— dan khotbah juga termasuk publik speaking.Mari untuk kita “bedah” istilah-istilah itu dengan mengacu kepada Kamus terlalu tinggi Bahasa Indonesia (KBBI) dan sumber lain serta penggunaannya selama ini. Kita ini adalah cari perbedaannya.


“Induk” semua istilah menemani itu –pidato, ceramah, khotbah, dan taushiyah– adalah orasi (oration).Menurut about.com, oration artinya “a pidato delivered in a formal and serius, serius manner” –pembicaraan apa disampaikan secara formal batin acara seremonial.Jadi, orasi makna asalnya adalah “pidato formal” ataukah penyampaian berita secara lisan (oral) kepada khalayak ramai, misalnya orasi ilmiah dan orasi politik.Menurut KBBI, orasi adalah (1) pidato; (2) pidato pengukuhan (guru terlalu tinggi dsb); (3) khotbah. Pelakunya disebut Orator.Tablig –asal katanya baligha (menyampaikan)– artinya menyiarkan atau menyampaikan ajaran agama Islam.Khotbah –dari kata “mukhathabah” (pembicaraan) atau “khatbu” (yang diperbincangkan) didefinisikan seperti “pidato (terutama apa menguraikan ajaran agama)”Ceramah termasuk pidato mencapai materi tertentu, milsanya ceramah mengenai lingkungan hidup, ceramah sekitar keluarga berencana. mungkin istilah ini “berbau” Arab, maka lebih sering digunakan buat sebuah pidato keagamaan (Islam). Penceramah identik menjangkau juru dakwah (da’i) atau orang yang menyampaikan pesan keislaman secara lisan.Dalam konteks keislaman, nama lain ceramah adalah tablig. Makna dasar “tablig” itu “menyampaikan”, yakni menyampaikan atau menyebarkan pesan Islam.Kita knows istilah “tablig akbar”, meski noël ditemukan istilah “tablig kecil” atau “tablig kecil-kecilan”. Pekakunya berpendapatan “Mubalig” (= penceramah agama).Namun, belakangan istilah ceramah dan tablig mulailah digeser melalui istilah “Taushiyah” ataukah “Tausiyah”. Tablig, ceramah, atau tausiyah bermakna sama, yaitu berkomunikasi ajaran Islam.Hanya saja, ceramah dan tablig lebih merujuk diatas aktivitas pidato, yakni pidato circa ksislaman, sedangkan “Tausiyah” lebih berkesan “informal”, yakni berupa wejangan, pemberian nasihat, atau penyampaian “wasiat” circa kebaikan.Asal kata “taushiyah” itu wasiat yang bermakna “pesan last yang disampaikan melalui orang yang akan meninggal”, pesan, pusaka, dan sesuatu apa bertuah.Kata baku “tausiyah” menurut KBBI adalah tausiah apa artinya “pesan”.Secara praktis, taushiyah artinya ceramah keagamaan yang berisi pesan-pesan di dalam hal kebenaran dan kesabaran, merujuk di atas QS. Al-‘Ashr:3. Watawa shoubil haqi watawa shoubish shabr. “Dan mereka saling berwasiat dalam fakta dan kesabaran”.Kesimpulannya?Hakikatnya, pidato, orasi, ceramah, khotbah, dan taushiyah sama-sama public speaking, berbicara di depan umum.Tapi, mengapa harus kita pusingkan istilah-istilah tersebut ya? Sekadar pengetahuan bahasa aja kali ya. Harapan bermanfaat.

Lihat lainnya: Samsung Note Harga Dan Spesifikasi, Samsung Galaxy Note Handphones Harga

Wasalam. (www.carlocaione.org).*
arti ceramaharti khotbaharti orasiarti pidatoarti taushiyaharti tausiahberbicara di dokter orang banyakCeramahmakna khotbahmakna tausiyahOrasiPidatoPublic SpeakingTabligTaushiyahTausiyah