Beberapa aku yang lalu teman sekantor ngabarin kalau drama "Ex-Girlfriend Club" apa tayang di tvN momen lagi ini adalah selesai masa tayangnya. "Cuma duabelas episode saja coba..,"katanya mencapai ekspresi sedih. Selama drama kesukaan dihentikan buat rating apa rendah, bisa enim ada apa berkomentar :
"Kenapa peduli amat sama evaluasi sih, rakyat ceritanya seru juga. Emang kita nonton untuk nama yah, bukan drama?"
Sebagai orang yang bekerja di dunia penyiaran televisi dan radio, gue saya baik-baik saja tergelitik pengen nulis mengapa industri penyiaran mendesak peduli dengan sesuatu apa bernama : Rating.

Anda sedang menonton: Cara memberi rating drama korea


*

Bagi setiap orang awam peringkat itu gak berpengaruh sepanjang menurut yang bersangkutan drama akun itu disukainya. Tapi bagi orang apa bekerja di television dan radio dan berprofesi such eksekutif produser, produsen dan pembantu produser, peringkat itu cukup banget.
Jika ratingnya jeblok bukan pemain dramanyanya yang dimarahin, bukan tambahan penyiarnya. Tetapi tiga orang apa berkompeten ini apa digetok-getok palanya oleh terutama bagian program yang then bakal digantung lagi sama apa punya perusahaannya televisi atau radio.
Gambaran visualnya tuh seperti PD Joon Mo di drama The Producers episode pertama apa dipanggil menghadap ekskutif produser dan utama bagian programme hanya karena diberi knows program acara apa dipegangnya 2 days 1 Night dihentikan penayangannya karena ratingnya rendah.Tapi by the way. What sih peringkat itu? Sebegitu arti kah sampe bisa ~ menghentikan sebuah programme acara radio dan televisi?
Secara sederhana peringkat sebuah acara itu bisa ~ digambarkan such persentase jumlah penonton suatu programme televisi/radio tertentu terhadap populasi televisi/radio pada saat tertentu. Unit times terkecilnya adalah 1 menit dan terbesar adalah 60 menit (tergantung periode program acara tersebut). Yang diukur adalah kuantitas keluar-masuk penonton mencapai unit times tertentu, bukan kualitas program.Contoh bayar sederhananya sebagai ini, anggap saja di blok kompleks di Seoul ada 10 rumah apa masing-masing bisa ~ menangkap 3 stasiun televisi : KBS, MBC, dan SBS . Di pukul sembilan malam rumah 1,2,3 dan 4 menyetel KBS, sementara rumah 5 dan 6 tongkrongin MBC, rumah 7 dan 8 nonton SBS sedangkan rumah 9 dan 10 matiin televisinya. Maka rating karena KBS 4 dari 10 rumah : 40%, MBC dan SBS, masing-masing 2 dari 10 rumah adalah 20%.Masih pikiran gak dengan drama Hyde, Jekyl Me di MBC dan cure Me, death Me di SBS?
*

Kedua drama tersebut tayang di hari dan jam apa sama. Dengan konspirasi cerita yang hampir kemiripan juga, Hyde, Jekyl Me mendapat rating yang jauh lebih rendah dibandingkan heal Me, death Me. Tapi itu ndak berarti kalau misalnya yang lebih shang Hyde, Jekyl Me berselera inferioritas hanya karena ratingnya 4,2%. Jangan penyimpangan tanggap.
Rating yang diukur adalah kuantitas, enim gak ada hubungannya dengan kualitas sebuah program acara atau di dalam hal ini drama yah. Bisa memanggang ada drama apa menurut sekelompok pemirsa kualitasnya biasa-biasa aja punya rating denda sementara yang kualitasnya bagus malah berating jelek.Sekali lainnya yah harus diingat : untuk nama mengukur kuantitas dan bukan kualitas.
Jadi misalnya lo shanks Hyde,Jekyl Me terus ada apa komentar, "Berarti lo termasuk apa 5,3% itu," jangan terhina dulu. Orang itu bukan bermaksud ngejudge selera lo jelek, tapi yah emang segitu jumlah orang yang nonton Hyde, Jekyl Me menurut rating.Kalau anak sekolahan punya raport, blogger always ditanyain Alexa ranking dan Google pageranknya dahulu diberi task review, maka begitu pula untuk nama dan bagikan bagi industri penyiaran. Dari evaluasi dan bagikan itu memperoleh data seberapa crowd audience sebuah program acara, seberapa berpengaruhnya stasi televisi atau stasiun radio terhadap sesamanya, juga kelas/strata dan umur audiencenya. Data dari sebuah program acara ini bisa ~ "dinilai" harga jualnya dan keberlangsungannya di time tempat siaran tersebut.

Rating Drama Korea Tinggi atau Rendah akun itu Penting

Sebuah program acara bisa ~ dihentikan buat rating diatas kertas inferioritas walaupun penonton banyak apa bilang bagus, percaya deh, bukan cuma penonton ataukah pendengar setia aja yang kecewa. Orang-orang apa berada didepan dan dibelakang layar juga sama kecewanya. Gue mungkin bilang kemudian ini untuk gue sempat mengalami gak enaknya programme acara yang gue produseri dan gue hosted dihentikan gara-gara hasil rating AGB Nielsen perbedaan dengan kenyataan yang gue using di lapangan.
Mau gak mau gue harus terima kenyataan dan merelakan program acara yang gue created, gue produseri dan hosted menemani itu tamat setelah satu setengah tahun berjalan. Sedih!Gue enim teringat "teriakan" seseorang di timeline twitter. Dia ngetwit begini :
Ketika kita berbicara tentang industri ditayangkan maka angka peringkat adalah panglima. Mau produsernya jungkir menggoreng ngasih bukti menjawab audience kek, debat masalah format program kek, kalau yang punya stasi sudah bilang "cut", semua harus kembali ke pasal satu : UUD, Ujung Ujungnya Duit, sebagai penggerak roda keberlangsungan sebuah stasiun televisi/radio yang didapat dari iklan.
*
PD Joon Mo "Disidang" Gara-gara untuk nama di The Producers

Rating akhirnya dulu indikator bagi advertiser atau pemasang iklan yang selalu mencari stasiun televisi/radio atau program acara dengan pemirsa/pendengar apa banyak. Logika pemasang quảng semakin banyak yang menonton atau mendengar program tas tersebut maka kemungkinan geram iklan karena mendorong pendapatan produk ataukah jasa mereka lebih crowd diketahui oleh orang banyak.
Sedangkan bagi pemain industri penyiaran, dengan untuk nama dan share yang tinggi mereka bisa memainkan harga iklan buat slot tersebut. Semakin kawanan iklan, maka benefit bagi perusahaan tambahan makin banyak bukan?Begitu also jika peringkat jeblok, pemasang iklan tentu mikir dua kali menempatkan quảng di acara atau stasi televisi/radio tersebut. Bagi pihak manajemen evaluasi jeblok menjadi sign seru. Untuk apa menjajakan sebuah slot tayangan apa kurang peminatnya, semacam ngomong sendiri tak ada yang mendengarkan atau ngeblog tapi gak ada apa baca. Buang buang duit aja karena biaya membuat dan tetek bengeknya. Mending slot acara tersebut dipakai karena program acara lain.

Lihat lainnya: Mia Audina Vs Susi Susanti, Susi Susanti Vs Ye Zhaoying


Rating Drama Korea favorit Kamu turun ? Jangan Kecewa !

Jadi jangan saya baik-baik saja kecewa berlebih jika drama favorit lo ratingnya jeblok yah. Itu ndak berarti selera lo jelek. No offense! Mungkin apa sependapat dengan lo kalau drama menyertainya keren aja yang kurang crowd atau untuk range surveynya cuma sebatas Korea dan gak nyampe Indonesia.Jika pun drama favorit lo harus dihentikan buat rating, what boleh buat? peringkat memang bukan Tuhan, juga bukan sesuatu apa ditonton atau didengar secara langsung melalui audience tapi bagi pihak penyelenggara industry penyiaran, rating didefinisikan menentukan kebijakan keuangan atau malah menghentikan sebuah program acara termasuk drama Korea.SalamVNote: Dituliskan based upon experienced kemudian sharing pengetahuan semata, noel bermaksud menyinggung akun social media tertentu atau apa bergerak di lapangan industri penyiaran dan survey.