*

Jujur saja, di five 1994, yaitu lima ketika aku terpisah setuju buat menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.Kota Solo itu such apa?Apakah kemudian kota Kendal? hahaha.... Ini satu-satunya town yang berada di utama Jawa Tengah apa pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa pulih "bepergian setelah wilayah Jawa Tengah".Dulu, times aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan melalui keluarga besarku setelah Yogyakarta (ini termasuk utama Jawa tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan memakai topi super besar dan kala gayanya centil banget apa sedang hukum pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... Aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan tentu saja itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika nanti Yogyakarta akun itu antara setiap orang tuaku dan setiap orang tuanya sudah melakukan perjanjian karena menjodohkan aku mencapai dia.. Mmm.... Pasti aku ini adalah percaya saja. HAHAHA... Untuk aku emang asli nggak ingat saking masih kecilnya dan dan waktu kecil itu aku penghilangan banget.Nah... Jadi, dengan ingatan akan kenangan pernah usai Solo (mungkin ya... Buat ayah mengaku punya orang başı angkat di Solo dan orang başı angkatnya menemani itu baik banget jadi setelah nikah dan berkeluarga ayah mengajak keluarganya accordingly aku masih small banget untuk mengunjungi orang başı angkatnya itu di kota Solo) yang noël bisa diandalkan, aku pun setuju saja ketika suamiku, berencana karena mengajakku berjalan-jalan usai Solo usai kami menikah.Dan tebak what yang ada di pikiranku yang tentu saja itu masih anak laki-laki (usia 23)."Hmm... Membawa baju apa aja ya? Pasti disana foto-foto. Eh... Kalau nanti jalan-jalan, berarti bakalan lepek dong rambutku buat keringat. Hmm.. Maafkan saya aku keriting rambut dulu ya? Biar pas difoto bisa bersinar tebal rambutnya."hahahaha.Dan akhirnya, 3 days sebelum days pernikahan, rambutku dikeriting sodara-sodara. Bukan cuma bergelombang biasa, tapi, untuk aku ketiduran di salon asibe kelelahan ngurus macam-macam menjelang pernikahan, rambutku hasilnya tuh keriting ngembang nyaris kribo! WUAAAAAHHHH....sebel banget.Sebel pake banget double.Jadi. Nanti resepsi pernikahan selesai dan dua days kemudian suamiku ngajak siap-siap untuk pergi usai Solo, aku bingung nyiapin bando, bandana , jepitan atau maafkan saya saja agar haar megarku mungkin sedikit kempis. Maklum, selama resepsi kan pake aksesoris major pengantin perempuannya. Dan besoknya, masih bisa ditutupi menjangkau berbagai cara rambutku itu. Lagipula, di rumah crowd saudara yang menginap enim suamiku belum pernah memperhatikan rambutku yang super untuk melepaskan itu. Tapiiiii.. Ceritanya bakalan perbedaan jika kalian berencana buat melakukan perjalanan moon madu ke SOLO.Astaga.Ini perjalanan bulan madu loh.B-U-L-A-N M-A-D-UJadi, mau nggak mau suamiku akun itu pasti ini adalah menangkap damp rambut istrinya apa super sangat ini. Aduhhh.... Panik 100%.Hari keberangkatan tiba.

Anda sedang menonton: Cerita bulan madu yang romantis

Aku masih bisa kerang rambutku dnegan mengikatnya ke belakang (aku memang belum berjilbab kala itu. Wah, jika cantik berjilbab, aku bisa ~ menggunakan memakai trik jilbab 24 jam). Kita naik Kereta api BIMA. Suamiku, agar sanggup lebih privacy ngobrolnya, dekrit tiket untuk KUSET.Apa menemani itu KUSET?Yaitu bangku apa berbentuk ruang angkasa tidur. Jadi, ada sebuah berani dimana isinya menyertainya adalah kamar-kamar saja. Batin satu kamar, ada 4 buah secara spasial tidur apa menempel di dalamnya. Letaknya 2 di bawah, dan 2 di atas. Apa atas itu dah pasti gak enak dong. Untuk jaraknya mencapai langit-langit just sebesar 1/2 meter saja. Menyertainya sebabnya suamiku langsung statuta tiket 1 kamar untuk 2 secara spasial tidur di bagian bawah. Kita pikir, siapa sih people tolol yang mau dekrit tempat tidur di ~ jika di bawahnya ada sepasang pengantin baru? hahahahaTapiiii...Ternyata ada yang memesan.Ish.Menyebalkan banget tuh orang. Akhirnya tuh setiap orang sepanjang perjalanan tidur saja kerjanya. Mau gimana lagi. Daerah bawah sudah kami menguasai dengan baik soalnya.
*
ini penampakan lorong gerbong kuset kereta api bima jurusan Jakarta- Solo (gambar diambil dari sini)

*
Ini itu tampak dalam tiket KUSET apa kami pesan. (gambar diambil dari sini)
Setibanya di SOLO, suamiku segera mengajak setelah rumah saudaranya. Kalian menginap disana. Lalu dari sana, kalian naik Becak apa dikemudikan malalui tukang becak langganan keluarga besar suamiku, namanya Becak Pak Min. Asyik terlalu banyak naik becak sekitar Solo. Ituuu.. Luar biasaaaaa.Duduk berhimpitan, lalu selama jalanan noel rata maka.. Ups... Kulit kalian saling bersentuhan.Ah. Bulan madu apa romantis.Hanya ada satu pertanyaan apa mengganggu yang meresahkan apa keluar dari mulut suamiku tentu saja itu:"Itu.. Haar kamu diapain sih?"Huff.Hari kedua,
suamiku mengajakku karena jalan-jalan nanti Yogyakarta. Suamiku bilang, perjalanan usai Yogyakarta itu mungkin ditempuh mencapai bis antar kota saja. Jadilah kita pergi pagi dan rencananya pulang malam hari. Noel menginal di Yogyakarta.Kami naik sebuah bis sesuai supir bisnya sepertinya hanya punya satu buah pita kaset saja di di dalam kotak benda-benda yang wajib ada karena memberi hiburan diatas penumpang untuk sudah terlanjur memasang pengumuman "DISINI MUSIK beraliran TERUS".Sayangnya, lagu yang dipilihnya adalah album dari Ratih Purwasih (dia adiknya artis Endang Estorina apa sedang naik lembaran ketika itu) apa menyanyikan lagu-lagunya Obie Mesakh "ANTARA BENCI DAN gagal (yang hujan down lagi)".Sejak pertama kali aku duduk di bis itu, songs itu sudah diputar. Muter saja bolak menggoreng side A dan next B. Diulang-ulang terus hingga di di dalam mimpi kapan aku slam tertidur di batin bis, impianku diiringi melalui lagunya Ratih Purwasih itu.
*
kurang lebih mungkin ini kaset yang dimiliki si supir (gambar diambil dari sini) . Tau gak lagunya gimana?Yang, hujan dibawah lagiDi bawah payung warna hitam ku berlindungYang, ingatkah kau padakuDi beraliran ini dulu itupenggunaan berduaBasah rambut iniBasah tubuh iniKau hapus menjangkau sapu tanganmuYang, rindukah kau padakuTak inginkah kau duduk di sampingkuKita bercerita sekitar langit biruDi sana harapan dan impianBenci, benci, benci tapi merindukan juaMemandang wajah dan senyummu sayangRindu, rindu, gagal tapi benci juaBila ingat kau sakiti hatikuAntara benci dan untuk melepaskan disiniMembuat mataku menangis(dan seterusnya. Kalau penasaran silahkan dengar songs lengkapnya disini)
Akhirnya kalian tiba di Yogyakarta. Kami langsung mengunjungi keraton dan tambahan menyusuri Malioboro. Tapi, gak belanja banyak sih. Most beli pemfitnahan oleh-oleh di Mirota untuk ingat malam harus menggoreng lagi nanti Solo naik bis terakhir. Gak enak kalau nenteng crowd belanjaan.Dan meramalkan kaset what yang berbalik oleh supir bis malam kali ini?Astaga....Album Ratih Purwasih mencapai lagunya Antara Benci Tapi gagal lagi (yang hujan turun lagi), jendral!!ARGGHHH
.

Lihat lainnya: Kupas Jawaban Kekurangan Diri Saat Interview Hrd, Jawaban Kelemahan Diri Saat Interview Kerja

Pulang Pergi lagu-lagu Benci tapi merindukan sukses mengiringi perjalananku SOLO-YOGYA-SOLO.ERRRRR.Hari ke empat, kami sudah di SOLO lagi. Dan rencananya mau mengunjungi crowd tempat di Solo. Start dari keraton, secara spasial makan, pasar klewer, alun-alun. Semua lengkap dengan acara foto-foto. Dan semua hasil fotonya pas dicetaknya (dulu belum ada kamera digital), hasilnya bikin sebal. Haar megarku itu aturan wajahku yang mungil. Really Bad Hair.Dan akhirnya, kalian pulang nanti Jakarta setelah puas berbulan madu di town Solo.Perjalanan apa tak terlupakan (Juga lagu pengiring yang tak terlupakan).Maaf noel bisa menempel foto-fotoku yang banyak banget itu buat waktu akun itu aku belum mengenakan jilbab.Satu pesanku: jika berencana ingin nanti salon untuk mengeriting rambut, jangan pernah ketiduran!--------------- ulisan ini diikut sertakan di dalam give away A place To Remember.------------------