carlocaione.org, Jakarta Doa malam Lailatul Qadar tentunya become memberikan berkah apa begitu besar kepada siapa saja umat muslim apa mendapatkannya. Oleh untuk itu, kerumunan umat muslim yang semakin meningkatkan ibadahnya di 10 days terakhir moon Ramadan.

Anda sedang menonton: Doa pasang lampu malam lailatul qadar


Bulan ramadan memang full berkah. Selain doa apa mudah dikabulkan dan ibadah dan amalan baik mendapatkan ganjaran berkali-kali lipat, tersedia juga malam yang begitu mulia, yaitu malam Lailatul Qadar, apa lebih baik dari seribu bulan.

Oleh untuk itu, doa malam Lailatul Qadar haruss kamu tidak sah agar bisa ~ mendapatkan malam kemuliaan tersebut. Mencapai beribadah di malam Lailatul Qadar apa lebih baik dari ribu bulan, ini adalah sangat merugi bila kamu bermalas-malasan di dalam beribadah.


2 dari 3 halaman

Doa Malam Lailatul Qadar


*

Perbesar
Malam Lailatul Qadar (Ilustrasi: Pexels.com)
Diriwayatkan melalui Ibnu Majah, Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasul, andaikan aku pertemuan lailatul qadar, do’a what yang denda dibaca? Rasul menjawab

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”

Yang artinya: Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, Engkau ibarat orang apa minta ampunan. Karenanya ampunilah aku (HR. Ibnu Majah)

Jadi begitulah doa malam lailatul qadar apa disarankan malalui Nabi Muhammad SAW. Kehadiran malam lailatul qadar tentunya sangat diharapkan malalui siapapun. Setiap umat muslim tentu saja akan melantunkan doa malam lailatul qadar setiap malamnya di moon Ramadan bila memang menginginkannya.

Apalagi mencapai ganjaran pahala apa didapatkan lebih baik ketimbang beribadah di bulan lain, sekalipun selama ribu bulan. Begitu istimewanya satu malam lailatul qadar ini bagi umat manusia, maka noel akan rugi bila kamu memperbanyak lantunan doa malam lailatul qadar.

Namun tidak ada satu orangpun yang mengetahui waktu pasti datangnya malam lailatul qadar ini. Waktunya dirahasiakan malalui Allah SWT, namun Nabi Muhammad witnessed mengisyaratkan bahwa malam lailatul qadar ini datang di atas sepuluh hari terakhir di bulan Ramadan.

Ini bersinar dari ibadah dan amalan beliau yang diperbanyak diatas malam malam tersebut. Jadi kamu juga bisa meneladani amalam Nabi Muhammad di 10 days terakhir moon Ramadan mencapai memperbanyak lantunan doa malam lailatul qadar. ‘Aisyah berkata, “Saat memasukkan sepuluh akhir Ramadhan, Rasulullah SAW memusat beribadah, memperbanyak ibadah di malam hari, dan membangunkan keluarganya karena beribadah,” (HR Al-Bukhari).

Hadits Riwayat Ahmad menyebutkan, “Siapa yang mendirikan atau memperbanyak ibadah pada malam lailatul qadar atas dasar keimanan dan keikhlasan, maka dosanya diampuni, baik yang berlalu maupun apa akan datang.”

Hadits ini mengisyaratkan kamu buat terus-menerus dan membudaya konsistensi ibadah di bulan Ramadhan buat kita noël tahu ketika datangnya lailatul qadar. Baik akun itu di awal moon Ramadan maupun di atas akhir bulan Ramadan. Kamu tambahan harus konsisten batin melantunkan doa malam lailatl qadar setiap malam di bulan Ramadan.


*

Pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan kepada umatnya karena melakukan i’tikaf. Walaupun I’tikaf sanggup dilakukan kapan saja. Nabi Muhammad SAW melakukan I’tikaf di 10 malam terakhir Ramadan menjangkau bertadarus membaca Al Quran dan merenung sambil berdoa, tidak hanya doa malam lailatul qadar saja.

Salah satu doa malam lailatul qadar yang also sering baca oleh Nabi Muhammad observed adalah:

Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar.

Yang artinya: wahai tuan kami, anugerahkanlah kepada kalian kebajikan di dunia dan kebajikan di akhirat dan peliharalah kalian dari siksa fire neraka.

Doa malam lailatul qadar yang dipanjatkan oleh Nabi Muhammad observed ini ndak sekadar permohonan buat mendapatkan virtue di world dan di akhirat saja, namun juga untuk memantapkan langkah batin meraih kebajikan yang dimaksud. Doa malam lailatul qadar ini luaran makna circa permohonan yang tentunya disertai mencapai usaha.

I’tikaf sendiri berarti pegang atau diam di di dalam masjid menjangkau niat semata untuk beribadah kepada Allah SWT. I’tikaf bisa ~ dilakukan kapan saja dan hukum sunah bagi selueuh umat islam. I’tikaf harus dilakukan di masjidil dan lebih terutama dilakukan diatas seppuluh days terakhir di bulan Ramadan, sebagaimana yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana yang tercantum pada sebuah hadits:

Dari Ubay bin Ka’ab dan A’isyah, Rasulullah witnessed beri’tikaf di atas sepuluh days terakhir di bulan Ramadhan, hingga Allah menjemputnya (wafat).

Lihat lainnya: 15 Rekomendasi Film Dewasa Terbaik Sepanjang Masa, Film Porno Terlaris Sepanjang Masa

Melaksanakan I’tikaf di masjid pada malam days merupakan semoga dan semangat dalam menunggu turunnya lailatul qadar dengan membaca al quran dan melantunkan berbagai doa malam lailatu qadar. Karena adanya keutamaan malam lailatul qadar inilah setiap orang berbondong bonding melakukan I’tikaf di sepuluh days terakhir moon Ramadan di malam hari. Padahal asibe I’tikaf juga bisa dilaksanakan diatas siang aku bulan Ramadan.