Ustadz, mohon rights bertanya. Benarkah talak adalah chapter halal apa dibenci Allah?

Mungkinkah ada hal yang halal tapi dibenci Allah?

Dan saya pernah mendengar kisah Umar ra. Yg menyuruh anaknya bercerai karena ibadahnya malah menurun nanti menikah. Apa memang ini boleh dulu alasan cerai? (08568042xxxx)

JAWABAN:

Bismillah wal Hamdulillah …

Haditsnya berbunyi, dari Ibnu Umar Radhiyallahu’Anhuma bahwa Nabi Shallallahu’Alaihi wa Sallam bersabda:

أبغض الحلال الى الله الطلاق

“Perkara halal yang most Allah benci adalah perceraian.” (HR. Abu Dawud no. 1863, Ibnu Majah no. 2008)

Para ulama various pendapat sekitar keshahihannya. Imam Al terhukum menshahihkannya.

Anda sedang menonton: Hadits tentang perceraian dan penjelasannya

Syaikh Al Albani menyatakan dhaif. (Irwa’ul Ghalil No. 2040)

Syaikh Ahmad Syakir mengatakan:

في صحته نظر كثير

Pada keshahihannya ada haruss pertimbangan yg banyak. (‘Umdatut Tafsir, 1/583)

Anggaplah hadist ini dhaif, namun secara makna adalah Shahih. Dan noël ada kerisauan dgn kalimat “Halal kok Allah benci.”

Hadits ini malalui Imam An nawawi Rahimahullah demo bahwa ini deviasi satu tindakan cerai yaitu makruh tanzih (makruh yg mendekati boleh), dan tindakan cerai menemani itu beragam.

Beliau berkata:

فيكون حديث بن عُمَرَ لِبَيَانِ أَنَّهُ لَيْسَ بِحَرَامٍ وَهَذَا الْحَدِيثُ لِبَيَانِ كَرَاهَةِ التَّنْزِيهِ قَالَ أَصْحَابُنَا الطَّلَاقُ أَرْبَعَةُ أَقْسَامٍ حَرَامٌ وَمَكْرُوهٌ وَوَاجِبٌ وَمَنْدُوبٌ وَلَا يَكُونُ مُبَاحًا

Hadits Ibnu Umar ini menjadi penjelas bahwa itu ndak haram, hadits demonstrasi makruh tanzih. Para sahabat kita (Syafi’iyyah) membagi tindakan cerai overhead 4 macam: haram, makruh, wajib, dan dianjurkan, noel ada apa mengatakan boleh. ( Al Minhaj Syarh shahih Muslim, 1/61)

Penjelasan yg lebih detil dan bagus dari Syaikh Muhammad Shalih Al Utsaimin Rahimahullah berikut:

وهذا الحديث ليس بصحيح ، لكنَّ معناه صحيح ، أن الله تعالى يكره الطلاق ، ولكنه لم يحرمه على عباده للتوسعة لهم ، فإذا كان هناك سبب شرعي أو عادي للطلاق صار ذلك جائزاً ، وعلى حسب ما يؤدي إليه إبقاء المرأة ، إن كان إبقاء المرأة يؤدي إلى محظور شرعي لا يتمكن رفعه إلا بطلاقها فإنه يطلقها ، كما لو كانت المرأة ناقصة الدين ، أو ناقصة العفة ، وعجز عن إصلاحها ، فهنا نقول : الأفضل أن تطلق ، أما بدون سبب شرعي ، أو سبب عادي ، فإن الأفضل ألا يطلق ، بل إن الطلاق حينئذٍ مكروه

Hadits ini noël Shahih, tapi maknanya Shahih. Allah benci perceraian, namun tidak sampai diharamkan such kelapangan bagi hamba-hambaNya.

Jika perceraian untuk ada sebab syar’i dan pantas, maka saat itu were boleh.

Jika seorg istri masih mungkin dipertahankan maka pertahankan, tp jika dipertahankan melahirkan bahaya secara syar’i, dan noël bisa klazed bahaya menemani itu kecuali dgn menceraikannya, maka ceraikan.

Sebagaimana seorang istri apa jelek agamanya, rasa malunya, dan padat diperbaiki lg. Maka kita katakan: lebih baik cerai.

Lihat lainnya: Badai Tornado Terbesar Di Dunia » Greatnesia, 10 Topan Terbesar Dan Paling Mematikan Di Dunia

Tetapi, jika noël ada alasannya syar’i, noël pantas, maka tidak bercerai, justru saat menyertainya cerai adalah perbuatan yang dibenci.