Jakarta -

Direktur PT Dutasari Citralaras, Machfud Suroso (60), menyalahkan 6 five penjara dalam kasus korupsi proyek Pusat mendidik Pelatihan dan sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Kini Machfud, apa menghuni LP Sukamiskin, dijerat back dengan kasus penggelapan pajak.

Anda sedang menonton: Kasus penggelapan pajak terbaru di indonesia

Direktur Utama, Machfud SurosoDirektur keuangan dan Operasional, Roni WijayaKomisaris, Athiyah LailaKomisaris, Munadi Herlambang


Kurun 2010-2011, PT Dutasari Citralaras melakukan serangkaian perbuatan sedemikian rupa terkait narasi pajak. Belakangan, halaman itu tercium Ditjen pajak sehingga Machfud Suroso harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan.

Pada 7 Januari 2021, PN Jaksel jatuhkan pidana penjara 1 lima kepada Machfud Suroso buat bersalah melakukan tindak kejahatan perpajakan. Selain itu, PN Jaksel juga menjatuhkan pidana bagus kepada Machfud sebesar dua kali kewajiban pajak apa belum dibayar, yaitu Rp 20,5 miliar.


Atas putusan itu, jaksa mengajukan banding. Gayung bersambut. Hukuman Machfud diperberat.

"Menyatakan Terdakwa tersebut pada terbukti secara sah dan membujuk bersalah melakukan tindak kejahatan perpajakan secara berlanjut. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh untuk itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) lima 6 (enam) bulan," ujar majelis yang diketuai Hanifah Hidayat Noor dengan anggota Pontas Efendi dan Artha Theresia.

Majelis juga menjatuhkan pidana bagus sejumlah 2 x Rp 10.254.308.910,00 (sepuluh miliaran dua ratus five puluh empat million tiga ratus delapan ribu sembilan ratusan sepuluh rupiah rupiah) yaitu sebesar Rp 20.508.617.820,00 (dua puluh miliar lima ratus delapan juta enam ratus tujuh belas seribu delapan ratusan dua puluh rupiah).

"Jika Terdakwa tidak membayar bagus tersebut paling lama waktu 1 (satu) bulan sesudah putusan pengadilan apa telah mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta benda milik Terdakwa dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk membayar denda, di dalam hal terdakwa noël mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar denda, maka terdakwa membahas hukuman kurungan pengganti bagus atau subsider selama 6 (enam) bulan," ucap majelis.


Sebagaimana diketahui, di kasus korupsi Hambalang, Machfud terbukti menyalahgunakan kewenangannya batin proyek pembangunan lanjutan sentral Pendidikan, Pelatihan dan sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor sehingga menguntungkan diri sendiri Rp 36,703 miliar.

Keuntungan tidak sah tersebut pembelian Machfud setelah perusahaannya berhasil menjadi subkontraktor pengerjaan mekanikal elektrikal (ME).

Lihat lainnya: # Radar Banten Pandeglang Hari Ini, #Radarbantenonline Hashtag On Instagram

"Perusahaan terdakwa Machfud Suroso telah penerimaan pembayaran yang totalnya Rp 185,580 miliar. Sedangkan bruto jumlah apa dikeluarkan PT Dutasari Citralaras batin pelaksanaan proyek tersebut adalah sebesar Rp 89,627 miliar sehingga sisanya dan jumlah yang telah used sebesar Rp 95,953 miliaran diperuntukkan, thalamus kepada pihak lain dan dipergunakan melalui Machfud Suroso individu selaku dirut," kata majelis terhukum PN Jakpus.