Makin kawanan jenisnya, makin tinggi pula keinginan mencoba semua. Eits, tapi hati-hati! Tak sedikit juga bahan skincare yang noel boleh digunakan bersamaan.

Anda sedang menonton: Kombinasi skincare yang tidak boleh


*

Produk perawatan kulit apa dijual offline dan online memang menggiurkan buat sebagian wanita. Apalagi jika produk akun itu viral atau direkomendasikan beauty influencer kesayangan. Keinginan beli krim A, serum B, atau essence C makin bertambah!

Padahal sebenarnya, ada kandungan skincare yang noël boleh dipakai bersamaan. Bukannya bikin kulit were lebih baik, hasilnya justru mengecewakan. Masih laba jika hasilnya nihil, jika yang terjadi adalah perubahan kulit apa semakin buruk, malah semakin rugi, kan?

Karena itulah, berbiaya bagi Anda untuk mengetahui mana saja kontak skincare yang noel boleh dicampur atau dipakai bersamaan. Adapun asosiasi terlarang yang dimaksud, yaitu:

1. Glycolic mountain dan Azelaic Acid

Menurut dr. Arina Heidyana, kombinasi apa pertama ini sebaiknya dihindari. Glycolic berfungsi karena mengeksfoliasi dan meremajakan kulit, sedangkan azelaic bersifat antimikroba serta eksfoliasi.

“Jika keduanya dikombinasikan, kulit ini adalah mengelupas, terasa terbakar, dan mendesak perih,” katanya.

2. Vitamin C dan Peptide

Hati-hati jika their ingin “mempertemukan” produk yang mengandung vitamin C mencapai peptide. Vitamin C dapat mencerahkan kulit.

Namun, berdasarkan penjabaran dr. Arina, vitamin tersebut become teroksidasi dan berubah warna selama berinteraksi menjangkau peptide. Alhasil, vitamin C noel bisa memberikan jasa secara maksimal. 

Artikel lainnya: Benarkah Jeruk lemon hijau Campur nghe Bisa Memutihkan Kulit?


1 dari 5 halaman

*

Sama halnya seperti peptide, zat benzoil peroksida mampu mengoksidasi vitamin C sehingga berubah cat dan tak bisa bekerja dengan baik.

Jika berwewenang tetap manfaat dua zat tersebut, lebih baik gunakan secara bergantian alias berbeda hari.

4. Vitamin C dan Retinol 

Kedua zat ini sebenarnya baru bisa ~ bekerja pada kondisi pH yang berbeda. Retinol dapat aktif pada kadar pH greater alias basa.

Sebaliknya, vitamin C hanya bisa bekerja di lingkungan mencapai pH rendah atau (asam). Saat dipakai bersama, keduanya tak mampu bekerja maksimal.

Artikel lainnya: Manfaat pita Batu karena Kecantikan Kulit


*

Melapisi kulit wajah mencapai AHA/BHA plus vitamin C justru noël bisa membuat kulit anda lebih cerah. Efek samping yang berpotensi terjadi jika keduanya digabungkan, yaitu iritasi kulit.

Gunakan dalam waktu yang berbeda saja. Misalnya, skincare vitamin C di pagi hari, sementara AHA/BHA untuk malam hari.

6. Vitamin C dan Niacinamide

Ya, lagi-lagi pantangan vitamin C. Vitamin yang mampu mencerahkan kulit ini akan berinteraksi secara negatif jika pemakaiannya digabungkan mencapai niacinamide.

Selain menurunkan efektivitas masing-masing, warna kulit yang noël merata justru terjadi.

7. Niacinamide dan AHA/BHA

Anda noël dianjurkan buat mengombinasikan niacinamide menjangkau produk skincare yang sifatnya asam juga, termasuk AHA/BHA. Sasaran eksfoliasi yang diinginkan malah noël terjadi secara sempurna dan kulit their bisa enim teriritasi. 

Artikel Lainnya: Minyak Kayu weiss Atasi Selangkangan Hitam, Ini Faktanya!


*

Bahan skincare yang noël boleh used bersamaan terdekat adalah layering BHA dan benzoil peroksida.

Hati-hati, kombinasi kedua bahan tersebut malah memicu iritasi dan jerawat.

9. Retinol dan AHA/BHA

Banyak masalah kulit apa dapat mengatasi oleh retinol dan AHA/BHA. Mulailah dari jerawat sampai kulit kusam, alles bisa diperbaiki.

Sayangnya, jika dikombinasikan, kulit dari mereka akan serpihan berlebih, merah, dan perih untuk iritasi.

Artikel lainnya: Kenali perbedaan Skincare Moisturizing dan Hydrating untuk Kulit Wajah!


*

Asam salisilat terkenal dengan kemampuannya batin pengobatan jerawat. Sementara retinol, yang merupakan turunan vitamin A, mampu does banyak fungsi, termasuk mengurangi tanda tangan penuaan dini. 

Jika pelapisannya digabungkan, kulit dari mereka akan mendesak kering dan mengelupas. Bahkan, tak menutup kemungkinan jerawat dari mereka bisa semakin banyak.

11. Retinol dan Benzoil Peroksida

Kedua zat ini mungkin mengobati jerawat, tapi penggunaannya noël boleh dicampur. Sebab, kulit pemakainya become sangat kering, merah, dan mengelupas. Khasiatnya justru noël didapatkan. Jika ingin menggunakannya, lebih baik atur pada waktu apa berbeda.

12. Water-based dan Oil-based

Air dan minyak tidak bisa menyatu. Ketika dari mereka menggunakan produk menjangkau formula berbeda, si perminyakan justru akan menahan dan menghalangi formula air. Alhasil, skincare water-based tidak terserap usai kulit. Jadi percuma, bukan?

13. Mencampurkan jernih Aktif yang Sama

Segala sesuatu apa berlebih itu noël baik. Jika anda menggunakan lebih dari satu produk dengan jernih aktif yang sama untuk ingin memaksimalkan potensinya, efek sebaliknya yang didapat. Iritasi kulit ini adalah mengintai penggunanya.

Lihat lainnya: Lirik Lagu Love Me Harder (Feat, Lirik Lagu Terjemahan Love Me Harder


Baca Juga


Dunia perawatan kulit permukaan memang dingin kompleks. Bab itu terbukti dari banyaknya kandungan skincare yang tidak boleh dicampur atau dipakai bersamaan. 

Jika their punya masalah kulit dan bingung harus menggunakan apa buat takut menimbulkan berefek samping, lebih baik konsultasi dulu ke dokter. Chapter itu mungkin dilakukan secara secepatnya maupun online lewat fitur Live chat di aplikasi carlocaione.org.