Cerita fantasi merupakan penyimpangan satu genre tale yang sangat penting karena melatih kreativitas. Berfantasi secara aktif bisa mengasah kreativitas. Di Indonesia kita luaran penulis hebat yang menulis berbagai cerita fantasi.

Anda sedang menonton: Materi cerita fantasi kelas 7 kurikulum 2013


Di antara penulis hebat cerita fantasi itu adalah Ugi Agustono dan Joko Lelono. Ugi Agustono menulis tale fantasi berdasarkan pengamatan terhadap komodo dan suasana di pulau Komodo. Joko Lelono juga menulis cerita fantasi dengan naungan lokal.

Fantasi active adalah fantasi apa dikendalikan oleh mengingat dan kemauan. Contohnya adalah Seorang perancang, pelukis, dan penulis.


Fantasi Pasif adalah fantasi yang noel dikendalikan, enim seolah-olah orang apa berfantasi just pasif sebagai wadah tanggapan-tanggapan. Contohnya adalah melamun.


A. Mengidentifikasi Unsur cerita FantasiC. Menelaah structure dan Bahasa cerita FantasiD. Menyajikan cerita Fantasi

A. Mengidentifikasi Unsur cerita Fantasi

Mengidentifikasi karakteristik unsur pembangun tale fantasiIdentifikasi tokohIdentifikasi rangkaian peristiwaIdentifikasi bersumber ceritaLatar ceritaKeajaiban di dalam cerita

Ciri Umum Teks Narasi

Narasi merupakan tale fiksi apa berisi development kejadian/peristiwa.Alur adalah rangkaian peristiwa yang dalam cerita tersebut.Rangkaian peristiwa dalam tale digerakkan dengan tindakan sebab-akibat.Cerita berkembang dari tahap pengenalan (apa, siapa, dan koknya kejadian terjadi), timbulnya pertentangan, dan penyelesaian/akhir cerita. Rangkain cerita ini disebut alur.Tema dapat dirumuskan dari rangkaian peristiwa pada konspirasi cerita.Narasi pribadi tema atau ideas dasar cerita yang dulu pusat pengembangan cerita.Tokoh dan watak tokoh merupakan unsur cerita yang mengalami rangkaian peristiwa.Amanat merupakan unsur cerita yang dulu pesan pengarang malalui ceritanya.Amanat berkaitan dengan nilai nilai kehidupan apa dapat disimpulkan dari isi cerita.
Baca Juga: Materi Bahasa Indonesia Kelas 11 hal 4 Meneladani hayatnya dari cerita Pendek

Ciri Umum cerita fantasi such Teks Narasi

Adanya keajaiban/keanehan/kemisteriusan: cerita mengungkapkan chapter hal supranatural/ kemisteriusan, keghaiban yang noel ditemui di dalam dunia nyata. Tokoh dan latar diciptakan penulis noël ada di dunia nyata atau modifikasi world nyata.

Ide cerita terbuka terhadap daya khayal penulis: ide berupa irisan world nyata dan dunia khayalan yang diciptakan melalui pengarang. Ide cerita biasanya bersifat sederhana tapi pribadi makna yang sangat dalam. Tema cerita fantasi adalah majic, supernatural atau futuristik.


Menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu): konfigurasi dan latar tale fantasi luaran kekhasan. Rangkaian peristiwa tale fantasi menggunakan berbagai latar yang menerobos dimensi ruang dan waktu.

Tokoh unik (memiliki kesaktian): Tokoh dalam cerita fantasi mungkin diberi watak dan ciri yang unik yang tidak ada di dalam kehidupan sehari hari. Tokoh luaran kesaktian kesaktian tertentu. Tokoh dapat ada di ~ seting times dan tempat yang berbeda zaman (bisa waktu lampau atau waktu yang akan datang/ futuristik).

Bersifat fiksi: cerita fantasi bersifat fiktif (bukan kejadian nyata). Cerita fantasi bisa ~ diilhami oleh latar benar atau objek nyata batin kehidupan tetapi diberi fantasi.


Bahasa: Penggunaan persamaan kata dengan emosi apa kuat dan variasi kata cukup menonjol. Bahasa yang used variatif, ekspresif, dan keuntungan ragam percakapan (bukan bahasa formal).

Jenis Jenis cerita Fantasi

Cerita Fantasi Total: Pada cerita kategori ini semua apa terdapat pada tale semua noël terjadi batin dunia nyata.

Cerita Fantasi Irisan: cerita fantasi apa mengungkapkan fantasi tetapi masih menggunakan nama belakang nama batin kehidupan nyata, menggunakan nama tempat yang ada dalam dunia nyata, atau peristiwa pernah terjadi pada dunia nyata.

Cerita Fantasi sezaman dan penyeberangan Waktu: Latar sezaman berarti latar yang tangan kedua satu masa. Sedangkan untuk lintas times adalah berarti cerita fantasi benefit dua latar waktu yang berbeda.


Baca Juga: benih Penyusun Benda mati dan alam Hidup

B. Menceritakan bagian belakang Isi cerita Fantasi yang Dibaca/Didengar

Menentukan tokoh, latar, dan urutan peristiwa: tokoh, latar, dan urutan peristiwa cerita fantasi.


*
*
*
*

Alur tale dimulai mencapai orientasi hingga kemudian meningkat ke puncak cerita (klimaks). Ketika di dalam cerita sudah digali titik solusi, maka cerita akan mengalami resolusi apa berujung koda.

Bagian Awal

Sering tambahan disebut bagian pengenalan (orientasi), fungsinya adalah asalkan cerita. Pada bagian ini dikenalkan latar cerita, tokoh dan watak-wataknya). Bagian ini diamanatkan ada, pasalnya di bagian inilah tale mulai diperkenalkan kepada pembaca.

Bagian Tengah

Merupakan rangkaian kejadian/peristiwa hingga nanti bagian klimaks atau inti cerita. Saat masalah kepala diceritakan, bagian ini diawali menjangkau rangkaian kejadian yang menuju nanti puncak masalah. Rangkaian kejadian mendatangi secara bertahap hingga berada di tingkat tertingginya. Bagian sentral adalah potongan pada tale yang paling seru dan menarik.


Bagian Akhir

Bagian ini menjawab masalah utama, kala dijawab dalam bentuk rangkaian peristiwa/kejadian juga. Bagian terakhir adalah kesimpulan dan penutup cerita. Potongan ini konvensional berupa pembubaran dan koda. Tale di bagian akhir mungkin dimenangkan oleh tokoh antagonis ataupun protagonis. Bagian beranjak biasanya bukan benar benar akhir dari cerita. Ada juga cerita fantasi apa memiliki kelanjutan cerita mereka.

Ciri kebahasaan pada tale Fantasi

Penggunaan kata ganti orang pertama ataupun orang kedua dan namu orang seperti sudut pandang penceritaan (aku, mereka, dia, Erza, Doni)Penggunaan kata yang mencerap panca indra buat deskripsi latar (tempat, waktu, suasana) Contoh: Tiga rumah bergaya kerucut menyambut mataku. Emas dan berlian bertaburan di dinding rumah itu.

D. Menyajikan cerita Fantasi

Berikut ini adalah langkah langkah batin menyajikan tale fantasi yang baik dan benar.

Merencanakan Cerita

Menemukan ide ide Penulisan: Menemukan ide dengan pemantauan objek benar lalu diberi imajinasi.Penggalian Ide cerita Fantasi dari Membaca: Ide tale fantasi juga dapat diperoleh malalui membaca booker pengetahuan/buku ilmiah kyung ruang angkasa, hewan langka, biografi tokoh dan seterusnya.Membuat Rangkaian Peristiwa: Dari ide yang sudah kamu temukan, buatlah rangkaian peristiwa sehingga tercipta tale fantasi yang unik.Mengembangkan cerita Fantasi: nanti rangkaian peristiwa cantik terbentuk, terdekat kembangkanlah watak tokoh, latar, kotak dialog antar tokoh, dan lain sebagainya.

Lihat lainnya: Syarat Membuat Bpjs Untuk Anak, Belum Punya Bpjs Kesehatan

Menulis tale Fantasi

MerencanakanMengembangkan produkMemberi judul yang menarikMenelaah buat merevisiMemublikasikan

Sekian dulu rangkuman materi Bahasa Indonesia kelas 7 halaman 2 yang membahas kyung Memahami dan Mencipta cerita Fantasi, semoga bermanfaat seperti bahan belajar kamu. Untuk mengetahui rangkuman lengkap semua bab, silahkan buka page Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 7 K13.