Dengan situasi pandemik virus corona penyebab penyakit Covid-19 apa masih belum juga mereda di Indonesia di tahun 2021 ini, trips keluar town dengan pesawat terbang masih tidak disarankan.
Meski begitu, jika situasi mendesak mendesak, kamu firmicutes bisa does perjalanan antar kota dengan penerbangan domestik agaknya mengikuti syarat naik pesawat apa perlu dipenuhi.

Anda sedang menonton: Naik pesawat harus rapid test


Baca jadwal acara ini hingga selesai buat mengetahui syarat naik pesawat apa harus mengikuti sebelum melakukan perjalanan mencapai pesawat selama penyakit menular dunia mode Covid-19.
*

Selain wajib membawa tiket dan juga kartu identitas (KTP/SIM/Paspor) sebagai syarat naik pesawat yang biasanya berlaku, selama pandemi ini, ada berbagai syarat tambahan yang harus dipenuhi. Antara lain:
Surat deskripsi bebas Covid-19 yang menyertakan hasil tes yang negatif, baik rapid Test Antigen maupun dulu salah satu syarat utama yang wajib kamu penuhi jika akan does perjalanan menjangkau penerbangan domestik.
Namun haruss dicatat kalau noël semua quenn mengizinkan kedua jenis ujian di atas such syarat. Sebagian quenn memiliki kebijakan khusus menjangkau mewajibkan gawangnya negatif tes PCR kemudian syarat perjalanan, sementara gawangnya negatif tes antigen noel diakui.
Artinya, kamu noël bisa melakukan penerbangan mencapai hasil ujian antigen untuk perjalanan ke quận di dua pulau tersebut. Untuk aturan khusus menyiksa tertentu tersebut, kamu mungkin cek daftarnya di bawah.
Kamu sanggup mendapatkan menguji rapid check antigen atau tes RT-PCR dalam sakit ataukah klinik dan lab apa menyediakan layanan. Muncul kamu kelewat bisa memesannya di carlocaione.org, start dari Rp 130.000/orang!
*

Perlu diketahui bahwa semua hasil menguji Covid-19 memiliki masa berlaku apa diakui. Masa berlaku ini sanggup berubah benar kebijakan terbaru pemerintah tengah maupun daerah, enim hal ini harus kamu kronologi banget.
Menurut surat Edaran Satuan Tugas perlakuan COVID-19 angka 16 tahun 2021, hasil negatif memeriksa PCR apa diakui adalah yang diterbitkan di dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam.
Sementara untuk hasil negatif quick test antigen diakui jika diterbitkan dalam kurun times maksimal 1 x 24 pukul sebelum keberangkatan.
Masa berlaku ini mungkin saja berbeda-beda di tiap quận keberangkatan atau quận tujuan, tergantung kebijakan pemerintah daerah masing-masing. Melihat bagian "Syarat Tambahan yang Diberikan otoritasnya Daerah" untuk selengkapnya.
*Menurut surat Edaran Satuan Tugas penanganan COVID-19 numeral 17 lima 2021, kecuali ada kebijakan berbeda apa dikeluarkan oleh pemerintah daerah. Syarat ini berlaku darimana 1 Agustus 2021.
*

Surat keterangan hasil negatif menguji Covid-19 ini ini adalah dicek validitasnya di bandara, enim pastikan kamu berangkat nanti bandara lebih awal karena menghindari keterlambatan untuk antrian di memeriksa validitas surat keterangan.
Jika ada salah data di ~ surat keterangan, atau surat keterangan apa kamu membawa tidak pantas dengan peraturan yang berlaku, ~ no tidak mungkin kamu akan harus melakukan tes diulang di tempat yang disediakan di bandara.
Mulai 3 Juli 2021 ataukah selama PPKM Darurat dilakukan, segenap penumpang pesawatnya terbang tujuan beberapa daerah seperti pulau Jawa dan pulau Bali tambahan wajib menunjukkan kartu vaksin atau sertifikat vaksin pertama Covid-19.
Kamu bisa menemukan sertifikat vaksin berbentuk digital apa bisa diunduh di website atau aplikasi PeduliLindungi.
*

Selain tujuan pulau Jawa dan Bali, kepergian dari dan nanti beberapa quenn yang ditetapkan luaran kategori PPKM tingkat 4 ataukah Level 3 juga wajib demonstrasi bukti kartu vaksin/sertifikat vaksin pertama kemudian syarat penerbangan.
Untuk daftar daerah yang luaran aturan spesialisasi mengenai kartu vaksin/sertifikat vaksin ini, cek bagian "Syarat Tambahan yang Diberikan otoritasnya Daerah" di bawah.
Kamu bisa hubungi 119 buat informasi selengkapnya mengenai kartu vaksin/sertifikat vaksin, ataupun melakukan perubahan data jika memang ada kesalahan.
Calon penumpang periplous wajib isi saja Kartu Kewaspadaan Kesehatan kemudian syarat naik pesawat berbeda di masa pandemik ini. Kartu ini mungkin diisi secara elektron (E-HAC) oleh aplikasi Android ataupun oleh web.
E-HAC menjadi dicek melalui petugas saat kamu tiba di pesawat terbang destinasi tujuan. Pastikan kamu menyiapkan barcode E-HAC karena discan petugas.
Cara isilah eHAC acibe cukup mudah, namun memang agak membingungkan kalau kamu belum pernah melakukannya. Ini panduannya!
Semua penumpang penerbangan domestik also diwajibkan buat menggunakan masker baik di bandara dahulu dan sesudah penerbangan, maupun selama penerbangan.
Berdasarkan SE Kemenhub No.26/2021, semua penumpang tidak diperkenankan buat bicara satu arah maupun dua arah, baik secara langsung atau melalui telepon genggam.
Selain itu, penumpang juga dilarang makan dan minum karena perjalanan kurang dari 2 jam kecuali penumpang tersebut harus mengonsumsi obat-obatan.
Selain syarat wajib yang tertera di atas, beberapa otoritasnya Daerah also memiliki peraturan menyiksa sendiri yang berbeda-beda. Peraturan menyiksa ini mungkin akan memberikan syarat tambahan yang harus dipenuhi penumpang, baik penumpang yang datang ataupun diambil dari quenn tersebut.

Daerah (Bandara)

Kebijakan Tambahan

Bali (Ngurah Rai, DPS)

- Dari/menuju pulau Bali wajib demonstrasi hasil negatif PCR test yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

- hasil test PCR tambahan harus dilengkapi mencapai barcode/QR Code apa diterbitkan Fasilitas diberkatilah anda terkait

- Wajib demo kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

- Bagi penumpang apa memiliki sertifikat vaksinasi dosis kedua (lengkap), diperbolehkan manfaat hasil ujian Rapid Antigen maksimal 1 x 24 pukul sejak pengambilan sampel

Seluruh hasil di pulau Jawa

- Dari/menuju tujuan pulau Jawa wajib unjuk hasil negatif PCR test yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

- Wajib menunjukkan kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

- Khusus antar kota dalam P. Jawa: Bagi penumpang apa memiliki sertifikat vaksinasi dosis kedua (lengkap), diperbolehkan manfaat hasil ujian Rapid Antigen maksimal 1 x 24 pukul sejak pengambilan sampel

Semarang (Ahmad Yani, SRG)

- Keberangkatan dari Semarang, wajib memiliki hasil tes PCR apa diterbitkan fasilitas pelayanan kesehatan yang direkomendasikan melayani Kesehatan Semarang (klik di sini)

Batam & Tanjung kacang sirih (dari luar Kep. Riau)

- sasaran Batam & Tanjung kacang sirih wajib demo hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan

- Wajib demo kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

Lampung (Radin Inten II, TKG)

- tujuan Lampung wajib demonstrasi hasil negatif memeriksa PCR apa sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan

- Wajib menunjukkan kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

Pekanbaru (Sultan Syarif Kasim II, PKU)

- hasil Pekanbaru wajib demonstrasi hasil negatif memeriksa PCR apa sampelnya diambil maksimal 2x24 kota sebelum keberangkatan

- Wajib demonstrasi kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

Sibolga (Dr. Ferdinand Lumban Tobing, FLZ)

- hasil dan keberangkatan Sibolga wajib demo hasil negatif menguji PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 kota sebelum keberangkatan

- Wajib unjuk kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

Semua sasaran di Nusa Tenggara Timur

- hasil Labuan Bajo wajib demo hasil negatif PCR test yang sampelnya diambil maksimal 2x24 kota sebelum keberangkatan.

- Wajib demo kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

- Khusus gawangnya Labuan Bajo, wajib melakukan registrasi online kunjungan perjalanan Labuan Bajo (klik di sini)

Banjarmasin (Syamsudin Noor, BDJ)

- tujuan Banjarmasin, wajib unjuk hasil negatif PCR test yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan

- Penumpang apa berasal dari quận level 3 dan kadarnya 4 berdasarkan instruksi MENDAGRI sekitar PPKM Darurat wajib melakukan isolasi mandiri selama lima hari dan boleh beraktifitas jika kemudian hasil menguji RT-PCR negatif

Pontianak (Supadio, PNK)

- Penumpang wajib demonstrasi surat penjelasan hasil negatif PCR yang terpublikasi maksimal 2x24 kota sebelum keberangkatan

- surat keterangan sasaran negatif PCR harus berasal dari fasilitas pelayanan yang terdaftar batin aplikasi e-HAC - hasil negatif check PCR harus bisa ditunjukkan di e-HAC penumpang.

- Jika surat keterangan hasil negatif PCR tidak terdaftar di dalam aplikasi e-HAC, wajib melakukan tes PCR mengulang dengan cost sendiri.

- become dilakukan tes RT-PCR secara acak diatas saat kedatangan di Pontianak.

Palangkaraya (Tjilik Riwut, PKY)

- Penumpang wajib demo surat penjelasan hasil negatif PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 pukul sebelum keberangkatan

- hasil negatif tes RT-PCR harus dilengkapi mencapai cap basah/ barcode/ QRcode yang diterbitkan fasilitas kesehatan yang terdaftar di melayani Kesehatan quận asal perlaku perjalanan

- Wajib demo kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

- Penumpang wajib karantina di tempat yang ditentukan selama 5 x 24 jam karena warga negara Indonesia dan 10 x 24 jam karena warga country asing.

- Penumpang yang menginap di hotel/ penginapan/ wisma/ fasilitas sejenis berbeda wajib demonstrasi surat penjelasan hasil negatif RT-PCR/ rapid antigen berlaku 3x24 jam dan menunjukkan Sertifikat vaksinasi COVID-19 seperti syarat menginap

Tarakan (Juwata, TRK)

- Wajib unjuk kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

- Wajib demo hasil negatif memeriksa PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 kota sebelum keberangkatan.

- akan dilakukan test PCR/Rapid Antigen ulang oleh Satgas COVID-19 kota Tarakan saat kedatangan dengan pengeluaran ditanggung penumpang

Kalimantan Timur (Balikpapan / Berau)

- Wajib demo hasil negatif menguji PCR apa sampelnya diambil maksimal 2x24 pukul sebelum keberangkatan.

Lihat lainnya: Materi Tes Apa Saja Untuk Masuk Tni 2021 Yang Wajib Diperhatikan

- Wajib menunjukkan kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

- Khusus gawangnya Balikpapan, menjadi dilakukan menguji PCR/Antigen secara kontingen saat kedatangan

Merauke (Mopah, MKQ)

- Wajib menunjukkan surat deskripsi hasil negatif PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 pukul sebelum keberangkatan.

- menjadi dilakukan check PCR/Rapid Antigen ulang diatas saat kedatangan dan jika hasilnya positif, akan dilakukan isolasi terpusat dengan pengeluaran ditanggung penumpang

Makassar (Sultan Hasanuddin, UPG)

- Penumpang sasaran Makassar wajib menunjukkan hasil negatif PCR test yang sampelnya diambil maksimal 2x24 pukul sebelum keberangkatan

Manado (Sam Ratulangi, MDC)

- Wajib menunjukkan hasil negatif menguji PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan

- Wajib untuk melakukan test quick Antigen di bandara kedatangan

Palu (Mutiara SIS Al-Jufrie, PLW)

- Wajib unjuk kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

- karena hasil test negatif COVID-19 mengikuti persyaratan menyiksa keberangkatan/tujuan

Gorontalo (Jalaluddin, GTO)

- tujuan Gorontalo, wajib unjuk hasil negatif menguji PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan

- untuk penerbangan dari Gorontalo, gawangnya test negatif COVID-19 apa dibutuhkan mengikuti persyaratan quenn tujuan

- Wajib unjuk kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

Kendari (Haluoleo, KDI)

- Wajib unjuk hasil negatif memeriksa PCR apa sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan

Ambon (Pattimura, AMQ)

- Wajib demonstrasi kartu vaksin/sertifikat vaksinasi tahap pertama

- untuk hasil test negatif COVID-19 disusul persyaratan menyiksa keberangkatan/tujuan