Pada Minggu itu, Garuda Indonesia menutup penerbangan keluar dan masuk bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, dan bandara di Timika, Papua, untuk jarak pandang pendek.

Anda sedang menonton: Pengaruh kabut asap terhadap kesehatan

General Manager Garuda Indonesia afiliasi Manokwari, Gunar Angkasa, mengatakan, penerbangan tutup untuk jarak pandang bandara Rendani noël memungkinan lepas landas maupun mendarat. Dia belum memastikan pengentasan penerbangan hingga kapan.

Dia mengatakan, selang pandang just 150-200 meter. “Kami memberikan opsi bagi penumpang untuk penjadwalan ulang ataukah pindah rute. Belum ada kepastian sampai kapan penerbangan ditunda. Kalian terus memantau berdasarkan data BMKG tiap pagi, siang dan sore. Kita berharap besok pagi kembali normal.”

Petugas ATC bandara Rendani Manokwari Jefri, mengatakan, jika senin jarak pandang masih sama, ATC becarlocaione.orgme memperpanjang notem.

Dia mengatakan, tak hanya Garuda yang membatalkan penerbangan Sriwijaya Air also menutup penerbangan darimana Minggu. Tabrakan penutupan, sejumlah penumpang Sriwijaya di bandara Sentani mengamuk. Mereka tuntutan Sriwijaya waiting menyediakan penginapan, namun ditolak.

“Peraturan pemerintah tentang moda angkutan udara menyatakan, badan usaha angkutan udara dibebaskan dari tanggungjawab dan ganti rugi asibe faktor cuaca. Itupenggunaan diikat peraturan pemerintah,” kata petugas Sriwijaya waiting di pesawat terbang Sentani.

Meski Garuda dan Sriwijaya wait menutup penerbangan, kata Jefri, maskai lain such Wings Air, Express waiting dan penerbangan dipum Susi Air, masih beroperasi.

Asap pengiriman Merauke

Sementara selang pandang di Manokwari, terbatas asibe kiriman asap dari Merauke, Papua. Meski berjarak ratusan kilometer, siaran asap kebakaran kayu dari ujung timur negara Papua itu, berpengaruh 80% terhadap kapak udara Manokwari.

“Hampir 80% kabut asap Manokwari dari kebakaran kayu di Merauke,” kata personil Observer Badan Metereologi, Klimatologi dan geofisika (BMKG) Manokwari, Yulson Sinery kepada carlocaione.org.

Sinery mengatakan, terdepan kabut asap dari sejumlah kebakaran di Papua west telah menyelimuti Manokwari. Namun, asap hanya berpengaruh 20% terhadap udara di sana.

Pengamatan percarlocaione.orgntohan penerbangan lokal, katanya, ada tujuh titik api di tentang hutan Pegunungan Arfak, gunung tertinggi di Pegunungan Arfak, tak kurang sopan dari Manokwari. “Kabut asap Merauke also menutupi Selatan Papua, seperti Kaimana dan Fakfak.”

*
Hutan apa terbakar di Distrik Walelagama, Wamena, di atas Agustus 2015. Foto: Asrida Elisabeth

Data Minggu sore, Papua 400 dikepung 400 ketentuan panas. Di Papua barat terdapat 20 titik api. “Satu titik fire mewakili dua hektar lahan di lapangan. Hanya berukuran dua hektar apa terpantau data BMKG. Ada tambahan aktivitas warga, mungkin saja membakar lahan kurang dua hektar yang noël terpantau. Kalau jumlah banyak, pengaruh tampan menambah parah kabut,” katanya.

Warga Manokwari akibat sudah mulai merasakan kehadiran kabut asap sejak sebulan lalu. Pegunungan Arfak juga tidak bersinar baik pagi hingga sore. Di Dataran Masni, berjarak kyung 90 kilometres dari Manokwari, kabut asap sampai produksi mata perih.

KHLK lebih rendah tim

Dia mengatakan, sejak Minggu pagi terus berkoordinasi mencapai daerah-daerah di Papua. “Yang di kota Sorong, menurut walikota api sudah dimatikan,” katanya.

Di Sorong, katanya, selama ini tak pernah mengalami kebakaran. “Itu sebabnya tak ada UPT kebakaran LHK ataukah tak ada Manggala Agni disana.”

Dia tambahan memantau kebakaran di Merauke, yang terindikasi di satu perusahaannya dan di Kabupaten Mappi, ada di dua perusahaan. “Pemadaman di Merauke dilakukan Pemda. Cabang Papua juga sudah kami komunikasikan. Mereka terus lakukan pemadaman.”

Selain di utama perusahaan, di Kabupaten Merauke, kebakaran juga terjadi di ladang-ladang, dan alang-alang pada kayu lindung. “Armada pemda terus bekerja. Menurut bupati sudah dapat diatasi. Saya terus ikuti perkembangan.”

Siti juga mengikuti evolusi kebakaran di Mimika dan sudah berkomunikasi dengan Sekda Mimika. “Infonya, kemarin penerbangan terganggu juga transportasi sungai terganggu. Pagi ini lebih berkabut kiriman. Masker dibagikan kemarin 3.000 buat. Unit-unit pelayanan diberkatilah anda dipersiapkan.”

Kepala BMKG andi Eka Sakya mengatakan, kebakaran di Papua, berakibat asap tampan parah buat angin bergerak usai barat laut hingga pelubangan pandang minimal dan sejumlah penerbangan menjajakan terbang.

Lihat lainnya: Bagi Pulsa Ke Operator Lain Dan Sesama Xl

Andi mengatakan, musim hujan di timur Indonesia mengalami perlambatan. Jika biasa hujan mulai dibawah September-Oktober, prediksi BMKG hujan baru turun akhir November.