Navigasi


*
Aku Pintar
Masuk page Utama

Rangkaian Listrik: Pengertian Rangkaian, Rangkaian Paralel, Rangkaian Seri, rumus dan Penerapannya.

Anda sedang menonton: Rangkaian listrik paralel disusun secara


Toggle navigation
*

layananlayanan siswa layanan konselor Ajakan kolaborasi di dalam konseling pendidikan anak layanan hochschule anda adalah pihak kampus apa membutuhkan transformasi digital untuk menjaring calon mahasiswa/i?

Rangkaian Listrik: Pengertian Rangkaian, Rangkaian Paralel, Rangkaian Seri, rumus dan Penerapannya.

Mempelajari sekitar pengertian rangkaian, rangkaian paralel, rangkaian seri, rumus dan penerapannya batin kehidupan sehari-hari.

Hai Sobat Pintar, apakah kita pernah memperhatikan lampu apa ada di rumah atau di jalan-jalan? Kira-kira lampu apa ada di cara dan sebanyak itu di mana cara menyalakannya? Apakah satu per satu menyalakannya atau bagaimana?

Nah, syuk segera saja untuk kita simak ya.

Pengertian Rangkaian Listrik

Pernahkan sobat pikiran kira-kira apa dipakai pada terlihat di jalur itu manfaat rangkaian apa?


Rangkaian Listrik adalah sebuah jalur atau rangkaian sehingga elektron dapat lari dari bersumber voltase atau arus listrik. Mengolahnya perpindahan elektron inilah apa kita kenal seperti listrik.

Elektron dapat mengalir di atas material penghantar arus listrik yakni konduktor. Oleh karena itu kabel apa dipakai pada rangkaian listrik karena kabel terbuat dari tembaga apa dapat menghantarkan arus listrik.

Lampu adalah beban listrik dan sumber listrik berasal dari baterai. Listrik mengalir malalui kabel dan saklar berfungsi untuk memutus atau menyambungkan aliran listrik. Simbol universal untuk beban listrik adalah hambatan (resistor).

Terdapat dua tipe rangkaian yaitu: rangkaian seri dan rangkaian paralel. Rangkaian menyeret dan paralel dapat dikombinasikan sehingga dulu rangkaian campuran.

Rangkaian Seri

Rangkaian menarik merupakan rangkaian listrik yanghambatannya disusunsecara bersebelahan/sejajar. Contohnya, rangkaian pada cat, dll berikut:


*
Sumber gambar: ruangguru.com


Pada rangkaian seri, kuat arus (I) menjadi mengalir dari sumber energi (baterai) yang ada dari satu hambatan ke hambatan go melewati satu kabel. Perhatikan, deh, lukisan di atas. Lalu, bayangkan ada aliran listrik yang mengalir start dari baterai, persimpangan hambatan/resistor 1, nanti hambatan 2, lalu berbelok dan kembali ke baterai. Iya, anggap aja aliran listrik ini kayak aliran air gitu.


Setelah membayangkannya, kamu pasti enim sadar kalau untukarus listrik yang melewati hambatan 1, nilainya ini adalah sama besar dengan arus apa melewati hambatan 2. untuk alirannya noël kemana-mana lagi.

Nah, akun itu berarti, kokoh arus berbisa sama dengan tahan lama arus apa ada di hambatan 1, maupun hambatan 2. Secara matematis dapat ditulis menjadi:

*

Di sisi lain, tegangan apa mengalir di hambatan 1, noel sama dengan yang ada di hambatan 2. Tetapi, apabilaseluruh tegangan apa ada di hambatan di atas rangkaian itu dijumlahkan, hasilnya ini adalah sama mencapai tegangan yang ada di sumber. atau dengan kata lain;

*

Sehingga, hambatan totalnya sama menjangkau jumlah dari seluruh hambatan yang ada di rangkaian itu. Ingat, ya, maksud dari tanda titik-titik (...) di rumus itu untuk menandakan kalau ada resistor lain. Jadi, kalau resistor/hambatannya lebih dari 2, tinggal dilanjutin aja.

*

Rangkaian Paralel

Rangkaian paralel adalah rangkaian listrik yanghambatannya disusun secara bertingkat/bercabang.Perhatikan lukis berikut

*
Sumber gambar: ruangguru.com

Nah,kelihatan nggak bedanya dengan rangkaian seri?Sekarang, bayangkan ada aliran listrik yang walk dari baterai, berjalan nanti arah setelah arah bawah persimpangan hambatan 1. Sesaat dialah berada di persimpangan, si aliran listrik menjadi "memecah". Ada yang masuk nanti resistor 1, ada juga yang berjalan setelah resistor 2. Menyertainya artinya, kuat arus di detik hambatan itu menjadi berbeda.

Ya, karena terdapat “percabangan”,kuat arus listrik yang diterima melalui hambatan 1 dan hambatan 2 noël akan sama.Alhasil, kokoh arus sumber energinya ini adalah sama menjangkau jumlah dari seluruh kokoh arus semua hambatan. Oleh buat itu, kita dapat menuliskannya menjadi:

*

Di sisi lain, tegangan apa ada pada hambatan 1 dan hambatan 2 akan bernilai kemiripan besar. Maka, kita dapat menuliskannya menjadi:

*

Lalu, di mana cara kita terdaftar hambatan listrikuntuk rangkaian paralel? Kalau kamu perhatikan, treatise antara menarik dan paralel tadi terbalik. Maka, cara temukan hambatannya adalah sebagai berikut:

*

Kelebihan dan Kekurangan

Pada rangkaian seri, jika salah satu komponen rusak maka seluruh rangkaian menjadi ikut rusak. Chapter ini buat rangkaian seri hanya memiliki satu jalan listrik, jika terdapat gangguan maka listrik tidak dapat dialirkan lagi.

Berbeda mencapai rangkaian paralel apa memiliki kawanan cabang sehingga saat satu bahan rusak, maka komponen dalam jalur lainnya masih dapat berfungsi.

Kerusakan batin rangkaian seri sukar dideteksi, karena kita harus memeriksa satu persatu mana komponen yang rusak dan mana apa masih berfungsi. Sedangkan di dalam rangkaian paralel, jika ada apa rusak kita just perlu tetua jalur yang rusak tersebut.

Namun rangkaian paralel lebih mahal buat membutuhkan lebih banyak kabel konduktor buat membuat jalur listrik. Noel seperti rangkaian seri yang hanya membutuhkan satu kabel konduktor saja.

Lihat lainnya: Kode Only For You Indosat - 19 Kode Dial Indosat Murah Terbaru 2021

Nah, untuk mengecek pilihan kita, coba kerjakan soal berikut deh. Pikiran ya, kamu harus enumerasi hambatan berbisa di rangkaian paralelnya terlebih dahulu, usai itu baru jumlahkan mencapai hambatan yang ada di rangkaian seri.

Contoh soal

Perhatikan lukis berikut ini. Hitunglah arus apa mengalir diatas rangkaian tersebut!

*

Sumber gambar: cute766.info

Pembahasan:

Diket :

R1 = 2ohmR2 = 2ohmR3 = 2ohmV = 3 V

Jawab:Mencari R paralel

*
Rp = 1ohmRtot = 2 + 1= 3OhmV = i x RI = V/RI = 1A

Nah bagaimana, Sobat? Rangkaian listrik noël terlalu sulit, bukan? Kalian also bisa mendapatkan materi lengkapnya di Belajar pintar pada Aplikasi Aku Pintar. Sampai bertemu di pembahasan berikutnya!