Islam adalah agama apa diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw kemudian nabi dan rasul terakhir buat menjadi pedoman lives seluruh human hingga beranjak zaman.

Anda sedang menonton: Surah ali imran ayat 31 beserta artinya


Berjumpa kembali Dengan Blog kita Info Islam yang Memberikan penjelasan seputar islam, silam penjelasannya jangan terlupakan berikan saran apa mengesankan, terimakasih..☺☺ Sebelumnyaبِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِBismi allaahi alrrahmaani alrrahiimiDengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha PenyayangAyat 31قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ ٱللَّهَ فَٱتَّبِعُونِى يُحْبِبْكُمُ ٱللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌArab-latin: Qul in kuntum tuhibbuuna allaaha faittabi’uunii yuhbibkumu allaahu wayaghfir lakum dzunuubakum waallaahu ghafuurun rahiimunArtinya: Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Ali "Imran 3:31)Surat Ali ‘Imran Ayat 32قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ ۖ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكَافِرِينَArab-latin: Qul athii’uu allaaha waalrrasuula fa-in tawallaw fa-inna allaaha laa yuhibbu alkaafiriinaArtinya: Katakanlah: “Ta’atilah Allah dan Rasul-Nya; jika kamu berpaling, Maka pada kenyataannya Allah noël menyukai orang-orang kafir”.Ayat 33إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ آدَمَ وَنُوحًا وَآلَ إِبْرَاهِيمَ وَآلَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَArab-Latin: Inna allaaha isthafaa aadama wanuuhan waaala ibraahiima waaala ‘imraana ‘alaa al’aalamiinaArtinya: sebetulnya Allah Telah memilih Adam, Nuh, familic Ibrahim dan keluarga ‘Imran saya telah melampaui segala umat (di masa mereka masing-masing),Ayat 34ذُرِّيَّةً بَعْضُهَا مِنْ بَعْضٍ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌArab-Latin: Dzurriyyatan ba’dhuhaa min ba’dhin waallaahu samii’un ‘aliimunArtinya: sebagai) satu keturunan apa sebagiannya (turunan) dari apa lain. Dan Allah Maha mendengarkan lagi Maha Mengetahui.Ayat 35إِذْ قَالَتِ امْرَأَتُ عِمْرَانَ رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُArab-Latin: Idz qaalati imra-atu ‘imraana rabbi innii nadzartu laka maa fii bathnii muharraran fataqabbal minnii innaka anta alssamii’u al’aliimuArtinya: (ingatlah), kapan isteri ‘Imran berkata: “Ya Tuhanku, sebenarnya Aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Untuk itu terimalah (nazar) menyertainya dari padaku. Sebenarnya Engkaulah yang Maha dengar lagi Maha Mengetahui”.Surat Ali ‘Imran Ayat 36فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَالْأُنْثَىٰ ۖ وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِArab-latin: Falammaa wadha’at-haa qaalat rabi innii wadha’tuhaa untsaa waallaahu a’lamu bimaa wadha’at walaysa aldzdzakaru kaaluntsaa wa-innii sammaytuhaa maryama wa-innii u’iidzuhaa bika wadzurriyyatahaa mina alsysyaythaani alrrajiimiArtinya: Maka kapan isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: “Ya Tuhanku, Sesunguhnya Aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui what yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah such anak perempuan. Sebenarnya Aku Telah menamai dialah Maryam dan Aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau liêu syaitan apa terkutuk.”Ayat 37فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنْبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا ۖ كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِنْدَهَا رِزْقًا ۖ قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّىٰ لَكِ هَٰذَا ۖ قَالَتْ هُوَ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍArab-latin: Fataqabbalahaa rabbuhaa biqabuulin hasanin wa-anbatahaa nabaatan hasanan wakaffalahaa zakariyyaa kullamaa dakhala ‘alayhaa zakariyyaa almihraaba wajada ‘indahaa rizqan qaala yaa maryamu annaa laki haadzaa qaalat huwa min ‘indi allaahi inna allaaha yarzuqu man yasyaau bighayri hisaabinArtinya: Maka Tuhannya menerima (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya menjangkau pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya. Setiap Zakariya masuk buat menemui Maryam di mihrab, ia dapati pakan di sisinya. Zakariya berkata: “Hai Maryam dari mana kamu didapatkan (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan menemani itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.Ayat 38هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِArab-Latin: Hunaalika da’aa zakariyyaa rabbahu qaala rabi hab lii min ladunka dzurriyyatan thayyibatan innaka samii’u alddu’aa/-iArtinya: Di ini sangat bagus Zakariya mendoa kepada Tuhannya sebaik berkata: “Ya Tuhanku, berilah Aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha hadirin doa”.Ayat 39فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَArab-Latin: Fanaadat-hu almalaa-ikatu wahuwa qaa-imun yushallii fii almihraabi anna allaaha yubasysyiruka biyahyaa mushaddiqan bikalimatin mina allaahi wasayyidan wahashuuran wanabiyyan mina alshshaalihiinaArtinya: Kemudian malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia sentral berdiri does shalat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu mencapai kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat<193> (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang nabi termasuk keturunan orang-orang saleh”.

Lihat lainnya: 15 Inspirasi Warna Cat Rumah Yang Paling Bagus, 15 Tren Warna Cat Rumah Minimalis Populer 2021

Ayat 40قَالَ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَامٌ وَقَدْ بَلَغَنِيَ الْكِبَرُ وَامْرَأَتِي عَاقِرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكَ اللَّهُ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُArab-latin: Qaala rabbi annaa yakuunu lii ghulaamun waqad balaghaniya alkibaru waimra-atii ‘aaqirun qaala kadzaalika allaahu yaf’alu maa yasyaa/uArtinya: Zakariya berkata: “Ya Tuhanku, koknya Aku sanggup mendapat anak sedang Aku Telah sangat perilaku dan isteriku pun seorang yang mandul?”. Berfirman Allah: “Demikianlah, Allah berbuat maafkan saya yang dikehendaki-Nya”.Berikutnya