Begini Cara Shalat idul fitri di Rumah

Bismillaah, tolong ustadz kalo bisa ada pembahasan pelaksanaan sholat id Fitri jika dikerjakan dalam masing-masing. Syukron wajazakallah khoir, ustadz

Bpk bagus Bintang Sukarno

Jawaban:

Bismillah walhamdulillah to be sholaatu wassalam’ala Rasulillah wa ba’du.

Anda sedang menonton: Tata cara sholat ied di rumah rumaysho

Sebelumnya perlu kita ketahui, bahwa pandemik virus Corona, tergolong uzur boleh noel melaksanakan sholat i would di lapangan. Untuk kita sadari ini karena, sholat Jumat di masjid yang wajib berdasarkan kesepakatan seluruh ulama (Ijma’) saja, bisa gugur karena adanya wabah ini, apalagi sholat id yang hukum wajibnya masih diperselisihkan ulama. Lebih-lebih lagi, sholat identifier di lapangan yang hukumnya sunah. Alhamdulillah itupenggunaan masih sanggup melaksanakan sholat i would di rumah.

Baca juga:

Hukum Shalat idul fitri Di Rumah

Tentang tata cara shalat i would di rumah, sebenarnya tak ada beda mencapai cara sholat idul fitri di atas saat kapak normal. Kecuali diatas khutbah id, apakah militer ada atau tidak.

Berikut ini tata cara shalat id di rumah yang kami susun berdasarkan urutan:

<1> Lakukan sunah-sunah sebelum sholat id, diantaranya:

– mandi sebelum sholat id.

Para ulama meringkaskan sunah berdasarkan qiyas dengan sholat Jumat, apa sama-sama berupa sholat mencapai konsentrasi jama’ah apa banyak, then keduanya adalah sholat days raya, sholat id aku raya tahunan, sholat Jumat hari raya pekanan.

– Makan kurma jumlah ganjil, atau sarapan seadanya terlebih dahulu.

Dalilnya adalah hadis dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu’anhu,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ …. وَيَأْكُلُهُنَّ وِتْرًا.

“Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam tidaklah berangkat melakukan sholat Iedul Fitri sampai makan beberapa granul kurma… Beliau makan kurma sejumlah ganjil. (HR. Bukhori)

<2> waktu pelaksanaan sholat id

Sholat identifier tergolong ibadah apa memiliki waktu longgar (muwassa’). Waktunya terbentang start waktu syuruq, yaitu kyung 15 menit nanti matahari terbit. Dan berakhir saat matahari benar di atas kepala; sebelum waktu zawal/dhuhur.

<3> Dilakukan sebanyak dua rakaat

Sebagaimana riwayat dari sahabat Anas bin Malik, dan difatwakan melalui Lajnah Da-imah (Lembaga Fatwa), Saudi Arabia.

(Lihat : Majmu’ Fatawa Al-Lajnah Ad-Da-imah, 8/306)

<4> Berniat sholat id

Cukup di dalam hati saja. Buat tidak ada riwayat dari para sahabat apa menerangkan lafadz niat.

Caranya mencapai mengetahui bahwa sholat kita ini adalah sholat idul fitri, sudah cukup. Noel perlu melafadzkan niat di lisan.

<5> Bertakbir 7 kali di raka’at pertama, dan 5 kali di raka’at kedua

Tidak ada dzikir khusus di sela-sela takbir. Jika ingin baca secara terpisah dzikir silahkan, berdzikir what saja.

Ada selisih pendapat ulama kyung cara menghitung takbir-takbir di atas; apa jelas, buat takbir 5 kali di raka’at kedua, para ulama saya setuju bahwa takbir perpindahan raka’at (takbir intiqol) noël masuk usai dalam hitungan 5 tersebut.

Namun terjadi perselisihan ulama terhubung dengan takbiratul ihram apakah implisit 7 takbir di rakaat pertama, diantaranya;

Ada apa berpandangan 7 takbir tersebut sudah termasuk takbiratul ihram.Pendapat Imam Malik dan Imam Ahmad, juga secara tegas diterangkan dalam riwayat dari sahabat Ibnu Abbas.Ada apa berpandangan 7 takbir itu noel termasuk takbiratul ihram. Ini pendapat Imam Syafi’i.

Yang benar wallahua’lam: keduanya boleh diamalkan.

Sebagaimana penjelasan dari Imam Ibnu Rajab rahimahullah berikut,

ورجح هذا ابن عبد البر وجعله من الاختلاف المباح كأنواع الأذان و التشهدات ونحوهما

“Ibnu Abdil bar memandang ini rajih (kuat). Beliau menjadikan perbedaan riwayat tentang jumlah takbir zawaid di raka’at sholat id, seperti perbedaan apa mubah (artinya boleh memilih), sebagaimana macam-macam lafad azan dan bacaan tasyahhud.” (Fathul Bari Syarah shahih Al-Bukhori, 9/86)

<6> melafalkan doa iftitah usai takbiratul ihram, sebelum takbir zawaid

Takbiratul ihram adalah takbir pembuka shalat.

Takbir zawaid adalah takbir tambahan / takbir nanti takbiratul ihram dan nanti takbir perpindahan raka’at).

<7> Mengangkat tangan setiap kali takbir

Diqiyaskan dengan usul mengangkat memanggang saat takbir sholat jenazah. Berdasarkan riwayat dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma. Karena keduanya adalah sama-sama takbir berulang batin sholat berposisi berdiri.

<8> Membaca surat Al-Fatihah

Ini bersama takbiratul ihram, tersirat rukun sholat id, sebagaimana yang berlaku di ~ semua sholat.

<9> membaca surat setelah bacaan Al-fatihah

Disunahkan membaca surat Al-A’la di raka’at pertama dan Al-Ghosyiah di raka’at kedua.

Atau membaca surat Qof di raka’at pertama then surat Al-Qomar pada raka’at kedua.

Jika kesulitan baca secara terpisah surat-surat di atas, boleh kata sandi surat ataukah ayat Al-Qur’an apapun yang mudah menurutnya.

<10> Menyempurnakan raka’at dengan ruku’ – kelelahan dll, sebagaimana sholat kita diatas umumnya

<11> Salam

<12> Adakah khutbah?

Tidak haruss khutbah. Sebagaimana apa dilakukan sahabat Anas bin Malik radhiyallahu’anhu saat beliau mandatnya sholat id dalam bersama familic dan budak-budak beliau. Beliau melaksanakan sholat i would dua raka’at dengan tidak punya khutbah setelahnya. Ini also difatwakan melalui Al-Lajnah Ad-Da-imah, Saudi Arabia, dan dipilih melalui Dewan Fatwa Al-Irsyad, Indonesia.

(Lihat : Majmu’ Fatawa Al-Lajnah Ad-Da-imah jilid 8, hal.306 dan Fatwa Dewan Fatwa perhimpunan Al-Irsyad No 029/DFPA/IX/1441)

Sekian.

Wallahua’lam bish showab.

Lihat lainnya: Rumah Nana Mirdad Di Bali, Pinggir Sungai Tapi Mewah Banget

******

Dijawab malalui Ustadz Ahmad Anshori, Lc(Pengajar di PP Hamalatul Qur’an Yogyakarta dan Pengasuh Situs thehumairo.com)

Anda mungkin membaca jadwal acara ini melalui aplikasi Tanya Ustadz karena Android. Download menampakkan !!

Dukung Yufid dengan dulu SPONSOR dan DONATUR.

🔍 tindakan Makan Kepiting, berapa banyak Ayat batin Alquran, Penasehat Perkawinan Islam, bertindak Zina mencapai Suami Orang, Cara Berhubungan melalui Belakang, Hikmah Poligami, Kriteria Istri Menurut Islam