Sebagai anak bocah masa kini, bisa sudah biasa mencapai pacaran. Namun, kemudian umat Muslim tentunya kamu untuk mengetahui bahwa di dalam Islam nggak ada apa namanya pacaran untuk pacaran hanya bersifat senang-senang dan belum tentu berakhir mencapai pernikahan. Jika seseorang mau menikah, maka dianjurkan melalui ta’aruf atau perkenalan antara si pria dan wanitanya. Tapi, tahukah kamu bagaimana proses dan cara ta’aruf dalam Islam yang benar? Nah, carlocaione.org menjadi berikan penjelasan lengkapnya di sini. Simak, ya!


*
carlocaione.org

Kamu pasti sering menjumpai koknya cowok menjadi pedekate langsung setelah cewek yang ia sukai. Nah, kalau batin Islam hal such ini nggak diperbolehkan, Bela. Jika ada cowok yang suka padamu dan berniat untuk menikah, katakan padanya untuk menemui orangtua atau wali-mulangsung. Jangan biarkan ia mendekatimu secara langsung buat bisa saja ia just ingin bersenang-senang dan belum serius denganmu.

Anda sedang menonton: Tata cara taaruf sampai menikah

Seorang inspirator pernikahannya syar’i, sarah Hanifah, mengatakan proses ta"aruf harus itu dimulai dari koknya cara si cowok itu mendekati calonnya. “Yang paling tepat itu datang walinya, oleh perantara. Kalau mau serius jangan datangi calon perempuannya, tapi datangi walinya. Untuk laki-laki dilihat keseriusannya kalau dialah berani ngomong langsung nanti wali. Artinya memang niatnya untuk menikah bukan cuma pacaran atau senang-senang kemiripannya si ceweknya doang.”


*
carlocaione.org

Setelah berhasil mendekati orangtuamu dan cantik direstui karena melakukan ta’aruf, ndak berarti kamu dan si itu bebas untuk berinteraksi. Batasi komunikasi antara kami berdua, kemudian chatting atau telepon, agar nggak menimbulkan baper-baper yang belum waktunya. Mengolahnya ta’aruf ini berarti masih saling mengenal antara reksa dan belum ada hak karena saling cemburu atau dirasakan sudah were ‘hak milik’. Kalau kamu dan dia terlalu sering berkomunikasi, itu khawatir kamu memanggang terbawa perasaan hingga akhirnya enim sedih kalau sampai ta"aruf ini nggak berjalan sesuai keinginanmu. Enim harus lebih bisa ~ menahan diri, ya, Bela.


*
carlocaione.org

Setelah menemui orangtuamu, tentunya kamu juga harus menemui cowok apa akan dulu calon suamimu ini. Tapi, kamu harus menempel oleh people lain saat temu dengannya, misalnya bersama teman terdekat atau guru ngajinya. Kamu bisa ~ mengulik kemudian apa sosok cowok yang sedang mendekatimu ini lewat sahabat dekatnya. Dalam bertemu ini, kamu tambahan bisa menanyakan what yang ia harapkan di masa dokter setelah nikah denganmu. Enim kamu siap mendapat gambaran seperti apa calon suamimu sebelum memutuskan untuk melanjutkan nanti proses lamaran.

“Jadi memang harus ada rakyat ketiga, jangan segera berdua-duaan. Di situ kita ngobrol-ngobrol seputar visi-misi, cara pandang untuk kita terhadap sesuatu, tanya soal parenting, alles dibuka di situ. Nanya-nanya dan ngulik-ngulik itu dahulu lamaran. Nanti kan dari situ ketahuan dia orangnya kemudian apa, kualitasnya sebagai apa. Baru untuk kita mutusin mau lanjut atau nggak. Masuk ke khitbah (lamaran) ataukah nggak.” kata inspirator yang juga visualist dakwah Hijab Alila ini.


*
carlocaione.org

Banyak yang menyalahgunakan ta’aruf untuk peri si cewek supaya nggak menikah sama yang lain, padahal si cowok ini belum siap untuk menikah batin waktu dekat. Tentunya halaman ini sangat merugikan bagi si cewek untuk ia enim ‘digantungin’ tidak punya ada kejelasan negara mengenai pernikahannya. Makanya, Islam also mengatur selang antara proses ta’aruf dengan khitbah ataukah lamaran ini nggak boleh terlalu lama. Di ~ umumnya, circa satu sampai tiga minggusaja dari awal perkenalan hingga finite lamaran secara resmi.


*
carlocaione.org

Sarah Hanifah mengatakan tesis pernikahan dalam Islam adalah making segalanya were secepat mungkin. Bahkan, cewek berusia 24tahun ini bercerita ia menyiapkan pernikahannya hanya dalam waktu 2 bulan saja! tentunya mempersiapkan pernikahan dalam waktu sesingkat itu nggak mudah. Namun, sarah mengaku ia nggak mau jika pernikahan diperlama maka bisa enim menimbulkan fitnah bagi ia dan calon suaminya. Apalagi Sarah siap mengenal lama calon suaminya ini dan sudah sering berkomunikasi.

“Kenapa just 2 bulan? untuk komunikasinya juga sudah tampan intens,jangan sampai terlarut-larut dan kebawa baper. Apalagi, sampai kepada interaksi yang tidak diperbolehkan. Jadinya yaudahlah lebih cepat aja. Niat baik menemani itu jangan ditunda-tunda makanya aku dua moon ngurusin.” ungkap Sarah.

Lihat lainnya: No Telp Rs Mulia Bogor - Rumah Sakit Mulia Pajajaran Bogor

Bisa dibilang, pernikahan di dalam Islam itu mudah dan simpel. Hanya saja dibutuhkan kesabaran hingga terbatas mendapat sosok pendamping yang terbaik pantas syari’at Allah.

Itulah beberapa tangani itu dan cara ta"aruf batin Islam yang benar sebelum memutuskan menikah. Jadi, kamu cantik siap belum karena diajak ta’aruf?

Baca Juga: maafkan saya Makna Ta"aruf Menurut Generasi Milenial? Ini suara Mereka

Baca Juga: Aplikasi Ini Siap bantu Carikan pasangan Taaruf untuk Kamu

Baca Juga: Mantap menikah Tanpa Pacaran, Intip 7 Pesona Seleb yang Ta"aruf