Andriansyah, Deva (2016)Analisis Pengaruh Parameter operasional Dan Penggunaan Stabilizer Terhadap başı Arah Belok berani Toyota Fortuner 4.0 V6 SR (AT 4X4).

Anda sedang menonton: Tekanan angin ban mobil fortuner

Undergraduate thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Abstract

Pada era gobalisasi sebagai saat ini penggunaan mobil penumpang di Indonesia dulu semakin meningkat. Bab itulah yang menyebabkan semakin bertambahnya jumlah permintaan pasar akan mobil penumpang di Indonesia. Deviasi satu tipe mobil yang digemari oleh masyarakat Indonesia yaitu Toyota Fortuner. Toyota Fortuner merupakan model gerbong SUV (sport utility vehicle) menjangkau harga penjualan yang relatif tinggi. Dalam pengoperasiannya, berani SUV ini harus mampu memberikan keamanan dan kenyamanan apa tinggi agar tidak membahayakan pengendara. Salah satu faktor menyumbangkan dari segi keamanannya ialah perilaku arah belok kendaraan. Malalui sebab itu, dengan harga penjualan yang ditinggikan tersebut diharapkan gerbong ini dapat memberikan tua arah belok apa baik batin penggunannya. Terdapat dua tahapan di dalam tugas akhir ini yaitu tahap analisis dan uji jalan. Pada tahap dianalisis dilakukan beberapa perhitungan berdasarkan analisa slip, skid, dan peran untuk mengetahui başı arah belok berani Toyota Fortuner dengan beberapa variasi terhadap parameter operasionalnya antara lain: jumlah penumpang, kecepatan, pojok belok, terms permukaan jalan, dan desakan ban. Selain itu, analisis pengaruh penggunaaan stabilizer terhadap tua arah belok mobil also dilakukan. Pada tahap uji beraliran dilakukan menjangkau motode radius belok firmicutes sebesar 10 m untuk mendapatkan pengeluaran koefisien understeer (KUS) dari berani tersebut. Uji jalan menjadi dilakukan di ~ jalan aspal dan tanah masing-masing sebanyak dua kali dengan kondisi mobil tanpa manfaat stabilizer dan menggunakan stabilizer pada bagian depan. Sesuai hasil yang didapatkan dari uji jalur akan dibandingkan dengan sasaran dari analisis perhitungan. Hasil penelitian diatas tugas di atas ini adalah gerbong Toyota Fortuner mengalami terms belok yang paling baik kapan dinaiki oleh 2 people penumpang dengan tekanan udara half sebesar 35 Psi dan melintas diatas jalan aspal untuk kendaraan lebih sedikit mengalami kondisi oversteer dan memiliki biaya koefisien understeer apa bernilai positif paling kecil serta noël mudah mengalami skid. Pada terms demikian, kendaraan akan mulai mengalami skid dengan pojok belok 7,81° pada kecepatan 47,6155 km/jam, dengan sudut belok sebesar 15,62° pada kecepatan 33,4229 km/jam, dengan tepian belok 23,44° pada kecepatan 27,1701 km/jam, dan dengan pojok belok 31,25° pada kecepatan 23,5037 km/jam. Penggunaan stabilizer diatas mobil Toyota Fortuner noël memunyai pengaruh apa signifikan terhadap başı arah beloknya untuk nilai KUS apa dihasilkan tidak jauh berbeda di ~ hasil uji beraliran yakni sebesar 1,8045 dan 1,8115 di atas jalan aspal serta 2,151 dan 2,1641 diatas jalan tanah. Pada pengangkutan Toyota Fortuner ini penggunaan stabilizer sangat bermanfaat untuk memperkecil pojok guling selama berbelok. ================================================================================================================== In this globalization era the use of public transportation in Indonesia has been increased. Thus, the public"s demand of car is also increased. Among Indonesian"s favorite auto is Toyota Fortuner. Toyota Fortuner is a type of SUV (sport utility vehicle) with a high selling price. In carlocaione.org operational time, this SUV car must give high defense in order to guarantee the safety and security of the passenger. Among the aspect that affect the safety and security of the auto is the turning direction of the car. In that case, v an expensive price, the is intended that this car will give a an excellent protection to the passenger. There dulu two procedures in this research; evaluation and the test drive. Because that the analysis phase, researcher did number of counting based on the slip, skid, and also rolling analysis to recognize the behavior the the car"s turning direction with several variation of operational parameters; the mageri of passenger, speed, turning angle, road condition and tambahan air press of tire. Moreover, the analysis of the usage of stabilizer come the car"s turning arah is also required to it is in done. Because that the driving check phase, the constant turning radius method tangan kedua at the sourse of radius 10m in order to obtain coeficient understeer (KUS) of the car. The control test was done twice in the asphalt road and also in the soil road. The first test without using stabilizer and the second time melihat stabilizer in front part of the car. Furthermore, the result of the test drive will be compared with the counting analysis. The an outcome of this study is the Toyota Fortuner experienced the best turning condition when there menjadi two passengers within the car, with pressure numberi of tires 35 Psi and passed through the asphalt road since the automobile was less experiencing oversteer condition and also has kecil value of understeer table of contents and juga did not easily experiencing skid. In that condition, the vehicle will be suffering skid ~ above 7,81° transforming angle in the rate of 47,6155 km/hours, 15,62° turning at 33,4229 km/hours, turning angle 3,44° in ~ 27,1701 km/hours, and the turning edge 31,25°at 23,5037 km/hours. Moreover, the usage of stabilizer in Toyota Fortuner did not have any significant roles to the turning arah of the vehicle because that the worth of the KUS is not berbeda from the an outcome of driving test which is 1,8045 and 1,8115 in the asphalt road and tambahan 2,151 and also 2,1641 in the soil road. In conclusion, the use of stabilizer in this car is really usefull for decreasing the roll angle as soon as the automobile is turning.

*

*

Text2112100037-Undergraduate_Thesis.pdf - accepted Version Download (1MB) | Preview
jadwal acara Type: additional Information: untreated Keywords: Subjects: Divisions: Depositing User: day Deposited: last Modified: URI:
Thesis (Undergraduate)
RSM 629.23 and also a
Stabilizer, Slip, Skid, Understeer, Oversteer, KUS
T technology > TL motor vehicles.

Lihat lainnya: Ukuran Bendera Di Lapangan Istana, Sultan Abdul Samad Building

Aeronautics. Astronautics > TL257.5 Automobiles--Shock absorbers--Design and construction.
Faculty of Industrial an innovation > Mechanical engineering > 21201-(S1) Undergraduate Thesis
ansi aflacha
02 Jul 2020 04:31
02 Jul 2020 04:31
https://carlocaione.org/id/eprint/76284

Actions (login required)

*
View Item